Imbas Pengecoran Jalan Pantura Gresik, Warga Keluhkan Dampak Buruk Debu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi jalan yang berdebu imbas dari proyek pengecoran jalan nasional Duduksampeyan dikeluhkan warga setempat. Foto:SP/Grs.
Kondisi jalan yang berdebu imbas dari proyek pengecoran jalan nasional Duduksampeyan dikeluhkan warga setempat. Foto:SP/Grs.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Proyek pengecoran jalan raya pantura Gresik, tepatnya di Desa Samirplapan Kecamatan Duduksampeyan berimbas pada polusi udara berupa debu. Kondisi tersebut dikeluhkan warga setempat karena gangguan pernafasan dan lingkungan kotor.

Sukir, warga RT 1 Desa Samirplapan mengungkapkan terpaksa menyapu teras rumahnya tiga kali sehari akibat volume debu imbas proyek pengecoran jalan itu.

"Saya terpaksa menyapu rumah tiga kali sehari akibat debu. Bahkan, debu masuk ke dalam rumah," ungkapnya.

Tak hanya itu, cucu perempuan Sukir saat ini mengalami batuk. Ia sudah berusaha memberinya obat, namun batuknya belum juga sembuh. Meski begitu, Sukir belum bisa memastikan penyebab batuk cucunya itu karena debu atau yang lain.

Dampak lain dirasakan Syakroni. Selain lingkungan rumahnya kotor, ia tak bisa membuka satu-satunya toko miliknya akibat debu. Ia mengaku rugi akibat tak bisa berjualan.

Warga pun mendesak pelaksana proyek untuk menyiram jalan setiap jam sekali untuk meminimalisir dampak debu. Selain karena cuaca panas, sudah empat hari terakhir tidak turun hujan, sehingga volume debu makin mengganas.

Proyek pengecoran jalan sepanjang satu kilometer itu dilakukan oleh PT Cahaya Indah asal Lamongan. Saat ini pengecoran jalan masih di sisi bagian selatan. Arus lalulintas baik dari Lamongan maupun Gresik menggunakan satu jalur, sehingga kerap menimbulkan kemacetan dan debu beterbangan.

Pelaksana proyek PT Cahaya Indah Hendri Setiawan mengaku menyiram jalan dua kali dalam sehari.

"Kami menyiramnya dua kali sehari," ungkapnya.

Hendri pun berjanji akan meningkatkan volume penyiraman jalan lebih dari dua kali sehari, untuk meminimalisir debu. grs

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…