Belanja R-APBD 2023 Tembus Rp 30,5 T, Ini Catatan Banggar DPRD untuk Pemprov Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Banggar DPRD Jatim Pranaya Yudha saat menyerahkan laporan R-APBD 2023 dalam sidang Paripurna, Selasa (8/11/2022) yang disaksikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. SP/Riko Abdiono
Anggota Banggar DPRD Jatim Pranaya Yudha saat menyerahkan laporan R-APBD 2023 dalam sidang Paripurna, Selasa (8/11/2022) yang disaksikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Jatim tahun 2023 memasuki tahap laporan badan anggaran (Banggar) DPRD Jatim sebelum disahkan 10 November 2022 esok. Setelah melalui rapat perdebatan cukup alot, banggar akhirnya menyampaikan laporan resmi tentang perangkaan Rancangan APBD Jatim 2023.

Dalam laporan banggar disebutkan, proyeksi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah. Rinciannya, untuk Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 29.299.004.328.593 (Baca : 29 triliun 299 milyar 4 juta 328 ribu 593 rupiah).

Kemudian proyeksi Belanja Daerah mencapai Rp 30.570.972.211.593 (Rp 30,570 Trilyun). Belanja daerah ini akan digunakan untuk belanja operasional dan belanja modal yang dialokasikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  

Melihat komposisi antara Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah sebagaimana tersebut, Rancangan APBD Jatim Tahun 2023 diperkirakan defisit sebesar Rp 1.271.967.883.000 (Rp 1,271  trilyun), yang akan ditutup dengan Pembiayaan Daerah Netto.

Pembiayaan Netto berasal dari Pembiayaan Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 1.271.967.883.000. Yang berasal dari Penerimaan Pembiayaan berasal dari Perkiraan Silpa Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 1.908.850.350.000 (Rp 1,908 Trilyun) dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 636.882.467.000 (Rp 636,8 milyar).

“Dengan demikian, terdapat Pembiayan Netto sebesar 1 trilyun 271 milyar 967 juta 883 ribu rupiah yang merupakan pengurangan antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan,” jelas Pranaya Yudha juru bicara Banggar DPRD Jatim saat Sidang Paripurna, Selasa (8/11/2022) semalam.

Namun banggar juga mengingatkan, tentang tujuh  prioritas pembangunan Jawa Timur Tahun 2023. Antara lain, Pemulihan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan nilai tambah sektor sekunder dan pariwisata.

Kemudian soal peningkatan konektivitas antar wilayah dalam upaya pemerataan hasil pembangunan dan peningkatan layanan infrastruktur. Juga Peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, produktifitas dan daya saing ketenagakerjaan dan pengentasan kemiskinan.

Selain itu juga Peningkatan kepedulian sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal, Peningkatan kemandirian pangan dan pengelolaan sumberdaya energi, Peningkatan ketahanan bencana dan kualitas lingkungan hidup dan Peningkatan ketentraman dan ketertiban umum serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Jawa Timur.

“Berdasarkan pembahasan Komisi-Komisi dengan mitra kerja, kami memberi catatan masih didapatkan beberapa OPD yang belum bisa memahami dan mensinergikan program kegiatan yang diembannya dengan prioritas pembangunan Jawa Timur Tahun 2023,” papar Yudha.

Politisi Partai Golkar ini menyampaikan, hal tersebut sangat berbahaya untuk kinerja Pemprov Jatim di tahun 2023 nanti.

“Dikuatirkan hal ini berdampak pada penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang belum bersinergi,  belum terintegrasi serta belum mensuport program prioritas Jawa Timur tersebut,” pungkasnya.

Setelah laporan Banggar, direncanakan pada hari Kamis 10 November 2023 mendatang, sampai pada agenda Paripurna tentang Pandangan Akhir Fraksi-Fraksi. Bila 9 Fraksi di DPRD Jatim menerima seluruh rancangan APBD 2023, maka dilakukan pengesahan bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Sejauh ini, dari 9 Fraksi, terdapat 1 Fraksi yakni Fraksi Gerindra yang masih mempersoalkan tata pola penganggaran dari eksekutif yang kacau balau.  Bahkan dalam rapat paripurna Selasa malam, Wakil Ketua Fraksi Gerindra Rohani Siswanto melakukan interupsi dan walk out. rko/rmc

Berita Terbaru

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - 3 merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ketiga merek besar fortifikasi tersebut tidak…

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama (Wadirut). Surat…

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Judul ini saya rangkum dari fakta dan alat bukti. Bukan asumsi , apalagi opini. Saya dibikin susah oleh…