ANALISA BERITA

Lawan Politik Identitas dengan Nilai-Nilai Pancasila

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ma'ruf Amin, Wakil Presiden
Ma'ruf Amin, Wakil Presiden

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saya meminta bangsa Indonesia mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Terutama, di tahun-tahun politik menjelang Pemilu 2024 yang rawan terjadi politik identitas. 

Memasuki periode menuju pesta demokrasi 2024, jadikanlah nilai-nilai Pancasila sebagai lokomotif dalam melawan politik identitas, baik identitas ras, etnis, agama, maupun identitas sosial lainnya.

Jangan sampai politik identitas ini merusak keutuhan bangsa Indonesia. Pancasila menjadi pedoman nilai-nilai untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak saling bertentangan. 

Selain itu, sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam, memiliki pedoman kitab suci Alquran yang salah satu ayatnya berbunyi 'lakum dinukum waliyadin' yang artinya 'bagimu agamamu bagiku agamaku'. 

Jadikan pedoman itu digunakan saat menghadapi perbedaan pilihan partai di Pemilu mendatang.  Karena itu ketika nanti kita menghadapi Pemilu, saya sering mengatakan ya seperti itu kita, kalau agama kita lakum dinukum waliyadin, dalam berpartai lakum partaiukum walana partaiuna, partai anda partai Anda, partai kami partai kami. Jadi akur-akur saja. 

Begitu juga, saat bangsa Indonesia dihadapkan pada pilihan pasangan calon presiden dan wakil presiden berbeda, agar tidak saling bermusuhan. 

Ya begitu juga, lakum capresukum walana capresuna, jadi ini tidak perlu kita berbeda partai, berbeda capres, kemudian kita bermusuhan, saya kira tidak selayaknya kita sebagai bangsa Indonesia, dan kita sebagai insan Pancasilais sejati, ini saya kira nilai-nilai itu. 

Lebih lanjut, Pancasila merupakan titik temu yang menyatukan bangsa Indonesia semua agama. Karena itu, Pancasila dan agama tidak saling bertentangan dan menegasikan, tetapi justru saling memperkuat. 

Karena itu, saya tidak setuju jika ada yang mempertentangkan memilih Pancasila maupun agama. Menurut saya, seorang Muslim yang baik bisa menjadi Pancasilais, begitu juga seorang Pancasilais juga bisa menjadi Muslim yang baik. 

Jadi tidak ada, dua hal bukan sesuatu hal yang dipertentangkan. Ini yang barangkali perlu di-clear-kan sehingga tidak ada lagi orang pilih Pancasila apa Islam, itu saya kira pertanyaan yang tidak betul itu ya.    

(Lewat keterangannya dalam acara Penguatan Pembinaan Ideologi kepada Aparatur Pemerintah Banten di Kantor Gubernur Banten, Serang, pada Senin (14 November 2022).

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah menuju era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gencar melakukan…