Studi: Minum Delapan Gelas Air per Hari Terlalu Banyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Aberdeen, Skotlandia, mengungkapkan jumlah delapan gelas air yang dikonsumsi sehari mungkin terlalu banyak. Mereka menemukan asupan yang direkomendasikan dari dua liter air sehari seringkali lebih dari yang dibutuhkan manusia.

Mereka memperkirakan manusia hanya membutuhkan sekitar 1,5 hingga 1,8 liter per hari, mengingat sekitar setengah dari asupan air harian berasal dari makanan. Studi terbaru ini dipublikaskan di Science.org pada pekan ini.

Penelitian sebelumnya tentang kebutuhan air menggunakan survei yang diterapkan pada sampel kecil responden. Prof John Speakman dari University of Aberdeen mengatakan perkiraan asli dua liter sehari berasal dari sedikit kesalahan perhitungan.

“Air yang perlu kita minum adalah selisih antara total air yang perlu kita konsumsi dan jumlah yang kita dapatkan dari makanan kita. Cara mereka memperkirakan jumlah dari makanan adalah dengan menanyakan berapa banyak yang mereka makan. Karena orang-orang tidak melaporkan berapa banyak yang mereka makan, ada perkiraan yang salah sehingga Anda melebih-lebihkan jumlah air yang dibutuhkan,” kata Speakman, dilansir BBC, Senin (28/11).

Para ilmuwan sekarang berkolaborasi di seluruh dunia untuk mengukur pergantian air yang tepat menggunakan metode isotop stabil. Mereka mensurvei 5.604 orang dari 23 negara berbeda dan berusia antara delapan hari hingga 96 tahun.

Dalam studi ini, responden minum segelas air di mana beberapa molekul hidrogen digantikan oleh isotope stabil dari unsur yang disebut deuterium. Itu ditemukan secara alami dalam tubuh manusia dan sama sekali tidak berbahaya.

Pengeluaran energi adalah faktor terbesar dalam pergantian air. Nilai tertinggi diamati pada pria berusia 20-35 tahun dengan rata-rata 4,2 liter per hari. Jumlah liter air menurun seiring bertambahnya usia, seperti pada pria berusia 90-an dengan rata-rata 2,5 liter per hari. Sementara untuk wanita berusia 20-40, rata-rata 3,3 liter menurun menjadi 2,5 liter pada usia 90 tahun.

Prof Speakman mengatakan pergantian air tidak sama dengan kebutuhan air minum. “Bahkan jika seorang pria berusia 20-an memiliki pergantian air 4,2 liter per hari, dia tidak perlu minum 4,2 liter air setiap hari. Sekitar 15 persen dari nilai ini mencerminkan pertukaran air permukaan dan air yang dihasilkan dari metabolisme,” ujarnya.

Dia menyebut asupan air yang sebenarnya dibutuhkan sekitar 3,6 liter per hari. Karena sebagian besar makanan juga mengandung air, sejumlah besar air disediakan hanya dari makan.

Studi ini menunjukkan saran umum bahwa manusia harus minum delapan gelas air mungkin terlalu tinggi untuk kebanyakan orang dan dalam kebanyakan situasi.hlt/tdr

Berita Terbaru

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Baru-baru ini, heboh lagi terkait menu di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bundeh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang…

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Harga sejumlah komoditas bahan pokok diantaranya cabai dan daging ayam di Kabupaten Sampang melonjak di awal Bulan Ramadhan. Daging…

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…