Pariwisata Kabupaten Mojokerto Mulai Bergeliat, Libur Nataru Dulang Pendapatan Rp. 390 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kolam pemandian air panas Padusan - Pacet, Mojokerto pada libur Nataru
Suasana kolam pemandian air panas Padusan - Pacet, Mojokerto pada libur Nataru

i

SURABAYAPAGI.COM,  Mojokerto – Sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto mulai bergeliat. Terbukti, libur panjang Natal 2022 dan tahun baru 2023 kemarin, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto mencapai Rp 390 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, kunjungan wisatawan di Kabupaten Mojokerto pada libur Nataru sudah pulih 100 persen. 

Hal itu dilihat dari peningkatan wisatawan yang berdatangan dari berbagai daerah. ’’Kalau dilihat dari angka pengunjung yang naik 25-30 persen dibanding libur akhir pekan biasanya, wisata secara umum sudah pulih,’’ ungkapnya.

Selain objek wisata milik pemda, sejumlah destinasi wisata swasta di Kecamatan Pacet dan Trawas secara umum juga mengalami kenaikan pengunjung cukup siginifikan. ’’Jadi tahun ini wisatawan sudah normal, geliat ekonomi di sektor wisata sudah mulai bangkit,’’ tambahnya.

Sesuai data, derasnya pengunjung di libur Nataru ini bisa mendulang PAD Kabupaten Mojokerto sektor wisata capai Rp 390 juta. Angka ini terhitung tujuh hari mulai 26 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. Dengan rincian, Rp 43 juta, di 26 Desember, Rp 36 juta, Rp 45 juta, Rp 38 juta, Rp 35 juta, Rp 56 juta, dan terakhir pada 1 Januari Rp 133 juta. Dari 12 wana wisata yang dikelola Disbudporapar, paling banyak menyumbang objek Wana Wisata Pacet sebesar Rp 158 juta, disusul Air Terjun Dlundung Trawas Rp 75 juta, dan selanjutnya Kolam Air Panas Pacet sebesar Rp 65 juta.

Kendati begitu, dengan banyaknya objek wisata anyar milik swasta, wisatawan yang datang ke milik pemda alami penurunan. Terbukti, Rp 390 juta yang didapat saat ini jauh di bawah libur Nataru pada 2019 sebelum pandemi Covid-19 sebesar Rp 730 juta.

 ’’Memang ada penurunan, karena kompetitor semakin banyak dan itu sebenarnya tidak bisa dikatakan sebagai kerugian pemda, karena pajak wisatanya nanti juga masuk ke pemkab juga, hanya pintunya berbeda,’’ tegasnya.

Bermunculannya objek wisata anyar setahun terakhir ini membuat pemda juga harus berbangga diri. Sebab, dengan begitu, hemat Norman, membuat ekonomi kreatif di Kabupaten Mojokerto kian bangkit. Lapangan kerja juga makin lebar.

“Artinya, iklim investasi pariwisata itu baik. Itu menjadi keberhasilan pemkab, imbasnya pada ekonomi masyarakat, itu yang sangat terdongkrak. Itu bagian dari parameter kebangkitan ekonomi sektor wisata,’’ tegasnya. Dwi

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…