Dokter: Sayuran Tak Seharusnya Dipanaskan Berulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dokter spesialis gizi dan nutrisi Inge Permadhi mengatakan, sayuran yang dipanaskan berulang tidak dapat menimbulkan racun. Namun memang disarankan untuk mengonsumsi sayur yang telah disajikan secara segar."Beracun sih mungkin enggak, tapi tidak sebaik kalau dia disajikan segar. Begitu matang langsung dimakan tidak melalui proses pemanasan ulang," ucap Inge.

Awalnya, kepercayaan ini timbul karena sayur bayam yang disebut bakal beracun kalau dipanaskan. Bayam adalah sayuran yang kaya akan nitrat, dan katanya pemanasan yang terlalu sering akan mengubah senyawa nitrat menjadi zat penyebab kanker. Namun, nitrat merupakan senyawa yang stabil, sehingga tidak mungkin berubah akibat pemanasan."Karena dia mengandung mineral dan dia berinteraksi dengan berbagai hal lain yang membuatnya tidak sesehat kalau dikonsumsi secara segar," lanjutnya.

Memang terkadang untuk alasan praktis, sebagian orang lebih memilih masak banyak di satu waktu yang kemudian dihangatkan kembali dengan microwave saat ingin dihidangkan. Sekilas tak ada masalah karena masakan masih enak, namun rupanya nutrisi yang ada dalam sayuran seperti vitamin dan mineral bisa hilang bila terlalu lama dipanaskan.

Menurut Inge, semestinya sayuran yang dimasak harus habis dalam sekali makan."Bahaya sih enggak ada, kita juga lihat beberapa yang memanaskan sayuran berkali-kali juga enggak apa-apa. Tapi efek dari sayuran itu tidak sebaik kalau dia dimakan secara segar," jelas Inge.

"Nutrisinya bisa hilang. Sayuran itu paling baik setelah dimasak, dimakan sekali habis, termasuk sayur bayam. Sayuran kalau dipanaskan berkali-kali juga sudah hitam." Maka itu, Inge menyarankan untuk mengonsumsi sayuran yang telah dimasak langsung tanpa dipanaskan kembali.

Pasalnya, di antara sayuran tersehat yang ada di dunia, bayam masuk daftar peringkat atas yang paling banyak mengandung nutrisi.  Bayam merupakan salah satu dari tiga sayuran yang disarankan untuk dimasak hingga mendidih untuk membantu mengurangi konsentrasi asam oksalat. Namun, jangan terlalu lama memasaknya. Cukup didihkan sayur bayam selama satu menit untuk meminimalkan hilangnya nutrisi dan rasa.hlt/syr

Tag :

Berita Terbaru

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …