Hal Buruk Terjadi Jika Tak Keramas Selama 17 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tidak mencuci rambut, selama 17 hari, akan memungkinkan lapisan kotoran menempel pada kulit dan kulit kepala.
Tidak mencuci rambut, selama 17 hari, akan memungkinkan lapisan kotoran menempel pada kulit dan kulit kepala.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penata rambut Tom Smith mengatakan, sebagian orang percaya bahwa tidak keramas dalam jangka waktu lama membuat rambut menjadi lebih sehat. Sayangnya, anggapan itu tidak selamanya dibenarkan.

"Saya tidak percaya ada hubungan ilmiah antara membiarkan rambut atau kulit kepala menjadi lebih kotor, tetapi saya pikir orang-orang memperhatikan hal ini karena keramas terlalu sering malah membuat rambut kering dan rusak,” kata dia seperti dilansir laman RTE.

Bagaimanapun, kata Tom, yang penting adalah menjaga kebersihan kulit kepala. Meskipun rambut itu sendiri tidak perlu dikeramas setiap hari, kulit kepala harus selalu diperhatikan kebersihannya. 

"Dan keramas setiap hari, dengan asumsi penggunaan produk yang kompatibel, seharusnya tidak pernah menimbulkan masalah," ujar Tom.

Jadi, sering keramas tidak akan merusak rambut? Menurut penata rambut Inanch Emir, keramas secara teratur tidak akan merusak rambut. Yang merusak justru penataan rambut setelahnya.

"Keramas secara teratur dan mengeringkan rambut tanpa hair dryer akan menjaga kulit kepala dan membantu rambut tumbuh lebih baik," jelas Emir.

Dia mengatakan, apabila rambut Anda "tercemar" secara teratur, pori-pori di kulit kepala akan tersumbat. Tidak mencuci rambut, katakanlah, selama 17 hari, akan memungkinkan lapisan kotoran menempel pada kulit dan kulit kepala. "Hal ini membuatnya lebih tipis dan rapuh, yang berarti rambut akan lebih mudah rusak," kata Emir.

Lantas berapa kali idealnya keramas? Smith mengatakan, ini bergantung pada masing-masing individu. Setiap jenis rambut bervariasi, tetapi keramas setiap hari tidak akan memicu masalah bagi mereka yang tak mewarnai rambut dan meminimalisasi paparan panas dari alat styling.

“Mereka yang memiliki rambut yang diwarnai, dan yang lebih sering menata rambut dengan alat styling, entah itu hair dryer atau catokan, disarankan mengurangi frekuensi keramas agar rambut tetap sehat lebih lama,” ujarnya.

Selain itu, persoalan keramas juga sangat bergantung pada gaya hidup seseorang. Bagi sebagian orang yang rutin berolahraga, misalnya, keramas setiap hari menjadi satu-satunya cara untuk mencegah gatal. hlt/krm

Tag :

Berita Terbaru

Tulungagung Catat Tren Positif, Realisasi PAD Program Parkir Berlangganan Capai 21 Persen

Tulungagung Catat Tren Positif, Realisasi PAD Program Parkir Berlangganan Capai 21 Persen

Minggu, 12 Apr 2026 13:28 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur mencatat tren positif terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari program…

Disnakan Magetan Sediakan Layanan Call Center Pemberian Vaksinasi PMK

Disnakan Magetan Sediakan Layanan Call Center Pemberian Vaksinasi PMK

Minggu, 12 Apr 2026 13:17 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka menekan angka kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Magetan melalui Dinas…

Tren Padel Banyak Digandrungi Gen Z, Graha Tirta Gelar ‘GTP TOURNEY’ Berhadiah Jutaan

Tren Padel Banyak Digandrungi Gen Z, Graha Tirta Gelar ‘GTP TOURNEY’ Berhadiah Jutaan

Minggu, 12 Apr 2026 13:05 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, pasca maraknya olahraga bulu tangkis hingga tenis. Kini, padel sedang jadi tren di berbagai kota besar di Indonesia…

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi Jembatan Junjung yang patah sejak Desember 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, telah…

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari,…

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang perhelatan Mojotirto 2026, Taman Bahari Majapahit (TBM) menjadi lokasi kerja bakti (korve) yang dipimpin langsung Wali…