Dokter: Perokok Muda Semakin Cepat Derita Penyakit Usia Tua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Faisal Rizal Matondang mengingatkan, kebiasaan merokok di usia dini dan muda bisa mengancam produktivitas pada kelompok orang-orang ini. Semakin muda menghisap rokok maka semakin cepat dia akan mendapatkan penyakit-penyakit yang seharusnya didapatkan di usia 40 tahun ke atas.

Ia menjelaskan, ada tabel penelitian yang menilai fungsi paru-paru. Fungsi paru-paru ini memang akan menurun seiring dengan bertambahnya usia yang terjadi setelah umur 40-an. 

"Dia akan menurun fungsi paru-parunya. Tadinya sanggup berlari 1-2 kilometer atau jogging di usia muda kemudian akan menurun di umur 40 tahun. Namun, bila orang usia muda ini merokok maka tentu akan terjadi penurunan fungsi paru-parunya lebih cepat dan tidak mengikuti grafik dalam penelitian tadi," ujarnya.

Karena kini semakin banyak orang merokok di usia dini dan muda, ia menyebutkan kini di kisaran umur 25-30 tahun sudah terjadi penurunan fungsi paru-paru. Akibatnya, saat ini sudah ditemukan orang yang menderita penyakit kanker paru-paru atau penyakit penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan usia yang lebih muda. Artinya kalau dulu ditemukan di usia 45-50 tahun namun sekarang umurnya baru 35 tahun hingga awal 40 tahun sudah menderita penyakit tersebut. 

"Padahal, kalau dilihat dalam skala besar orang-orang usia produktif ini yang seharusnya dia berkarya dan berkarir namun tidak bisa diraih oleh dia," katanya.

Artinya anak muda yang merokok menjadi sering sakit-sakitan dan sesak napas. Otomatis ini juga akan mengurangi produktivitasnya di kantor. Sehingga, akan menjadi suatu bahaya yang bisa mengancam bagi satu negara Indonesia kalau semakin banyak perokok di usia dini. Tak hanya itu, ia mengingatkan rokok mengandung nikotin yang kalau dihisap akan melepaskan hormon endorfin yang membuat perasaan senang, rileks, sehingga orang yang tadinya pendiam jadi mudah bergaul. 

Kemudian, jika perokok masih usia pelajar, saat guru menerangkan pelajaran di sekolah dan kalau sudah kecanduan nikotin maka otaknya akan 'menagih' hormon endorfin supaya dikeluarkan. Namun, karena tidak ada pencetusnya yaitu nikotin karena tentu tidak boleh merokok saat sekolah sehingga, pelajar ini dalam pelajaran sehari-hari akan gelisah. 

"Kemudian, ini akan menurunkan kemampuan dia dalam menyerap pelajaran yang diberikan di sekolah," katanya.

Tak hanya itu, pelajar yang masih muda namun merokok ini akan mudah marah dan mudah tersinggung. Bahkan, ia pernah menemui anak yang tidak menghisap rokok akan mengamuk. 

"Ini karena anak itu cemas dan depresi. Ini yang terjadi pada anak usia sekolah (yang merokok)," ujarnya.hlt/rkk

Tag :

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…