Pakar: Penyebabnya Orang Bicara Saat Tidur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagian orang mungkin pernah mengalami sleep talking atau bicara saat tidur. Saat sleep talking, seseorang bisa melontarkan ucapan yang tak masuk akal hingga jenaka. Mengapa ini bisa terjadi?

Bicara saat tidur merupakan sebuah kejadian yang sangat umum. Menurut pakar ilmu tidur Theresa Schnorbach, sekitar dua dari tiga orang berbicara saat tidur. Kondisi ini biasanya tak dianggap sebagai masalah medis.

Bicara saat tidur juga dikenal dengan istilah somniloquy. Somniloquy merupakan salah satu jenis parasomnia atau aktivitas tidur yang abnormal.

"(Bicara saat tidur) biasanya tak berbahaya, tapi bisa berpotensi mengindikasikan adanya gangguan tidur yang signifikan atau masalah jantung," kata Schnorbach, seperti dilansir Mirror.

Berbicara saat tidur bisa terjadi ketika seseorang berada dalam fase tidur REM atau non REM. Suara atau percakapan yang terlontar saat sleep talking biasanya dipengaruhi oleh fase-fase tidur tersebut.

"Sleep talking saat tahap awal non REM bisa lebih mudah dipahami, sedangkan pada saat tahap akhir non REM dan tahap REM, sleep talking bisa terdengar seperti erangan atau rintihan," lanjut Schnorbach.

Sebagian ahli menilai, ucapan yang terlontar saat sleep talking berkaitan dengan kejadian terkini dalam hidup orang yang mengalami sleep talking. Namun, ada pula ahli yang beranggapan bahwa ucapan yang terlontar saat sleep talking berkaitan dengan aktivitas mimpi.

Menurut Schnorbach, sleep talking kerap dikaitkan dengan masalah kurang tidur. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari sleep talking. Bukan tidak mungkin bila kecenderungan bicara saat tidur juga dipengaruhi oleh gangguan di lingkungan tempat tidur, seperti suhu ruangan kamar atau cahaya di dalam kamar.

Selain kurang tidur, Schnorbach mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami sleep talking. Faktor risiko tersebut adalah stres dan konsumsi alkohol.

"Namun kejadian bicara sambil tidur yang terjadi secara acak dan terisolasi jarang memunculkan masalah," ujar Schnorbach.

Kesehatan mental juga dapat memengaruhi kecenderungan seseorang untuk bicara saat tidur. Menurut Schnorbach, sleep talking lebih banyak terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah kesehatan mental. Selain itu, orang-orang dengan gangguan stres pascatrauma (PTSD) juga lebih rentan untuk mengalami sleep talking.

"Gangguan tidur seperti gangguan perilaku tidur REM (RBD), dan teror tidur, bisa membuat sebagian orang berteriak saat tidur," kata Schnorbach.

Teror tidur atau night terror dikarakteristikkan sebagai teriakkan, geliat, dan tendangan menakutkan yang dilakukan seseorang saat tidur. Schnorbach mengatakan orang yang mengalami teror tidur cenderung sulit untuk dibangunkan.hlt/slp

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…