Saksi Yakini Korban Kanjuruhan Meninggal Karena Gas Airmata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Surabaya - Devi Atok Yulfitri meyakini kedua anaknya tewas dalam tragedi Kanjuruhan karena gas airmata yang ditembakkan polisi. Bukan karena terinjak-injak suporter lain akibat berdesak-desakan keluar dari Stadion Kanjuruhan seusai pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022.

Pengakuan itu disampaikannya kepada majelis hakim dalam sidang terdakwa Abdul Haris (ketua panpel Arema FC) dan Suko Sutrisno (security officer Arema FC) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Selasa, (24/01/2023).

“Saya sendiri yang memandikan jenazah kedua anak saya. Demi Allah, dari ujung rambut hingga kaki tidak ada luka-luka karena benda tumpul,” kata Atok saat bersaksi dalam persidangan. Dua anak Atok, Natasya Debi Ramadhani dan Nayla Debi Anggraeni bersama mantan istrinya, Anggraeni ditemukan tewas di dalam stadion dengan kondisi wajah biru kehitaman.

Hidung dan mulutnya mengeluarkan busa yang berbau amoniak. Baju yang dikenakan ketiga almarhum juga berbau amoniak. “Baunya menyengat sekali. Tidak ada luka memar di badannya. Jenazah ditemukan di tribun. Meninggal karena gas air mata,” tegas Atok.

Kematian dua anak yang masing-masing berusia 16 tahun dan 13 tahun serta mantan istrinya membuatnya terpukul. Antok mengaku sampai tidak makan selama lima hari karena merasa sudah tidak ada harapan lagi setelah anak-anaknya tewas.Dia mengaku sudah mendapat amplop dari Presiden Joko Widodo dan pihak lain.

“Dua amplop sampai sekarang masih utuh di rumah tidak saya buka. Saya tidak butuh keadilan. Saya sudah menyampaikan ke Presiden Jokowi saat bertemu di RSSA agar oknum-oknum yang membunuh anak saya dihukum setimpal. Pak presiden mengangguk mengiyakan,” tuturnya.

Atok merasa bahwa proses penegakan hukum tragedi Kanjuruhan yang merenggut 135 nyawa masih belum adil. Dia juga meragukan hasil otopsi terhadap dua jenazah anaknya yang disimpulkan tewas karena terinjak-injak. Kesimpulan itu bertolak belakang dari yang dia ketahui selama mengurus jenazah kedua anaknya.

Sementara itu, eks dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita yang juga bersaksi dalam persidangan menegaskan bahwa Stadion Kanjuruhan telah lolos verifikasi dan dinyatakan layak menggelar pertandingan Liga 1.

“Secara teknis layak dengan catatan. Saya tidak tahu catatannya dipenuhi atau tidak karena yang terakhir verifikasi PSSI, bukan LIB,” ungkap Lukita yang juga tersangka dalam kasus ini.

Mengenai pertandingan bertensi tinggi yang tetap digelar malam hari, Lukita mengakui pihaknya sempat menerima surat permohonan dari panpel Arema FC agar digelar sore hari. Namun, LIB menolaknya karena jadwal sudah disusun jauh hari bersama broadcaster selaku pemegang hak siar Liga 1.bd

Tag :

Berita Terbaru

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berpotensi memicu banjir dan mengganggu keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemkab Perluas Implementasi Kartu Kredit Indonesia

Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemkab Perluas Implementasi Kartu Kredit Indonesia

Rabu, 14 Okt 2026 11:43 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna memperkuat percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Dinkes Tuban Gencarkan Screening HPV DNA, Targetkan 8000 Peserta

Dinkes Tuban Gencarkan Screening HPV DNA, Targetkan 8000 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026 11:38 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya mengenali risiko kanker serviks lebih awal sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan apabila ditemukan indikasi…

Ekspor 6 Ton Keripik Buah Batu Tembus Pasar Singapura Senilai Rp370 Juta

Ekspor 6 Ton Keripik Buah Batu Tembus Pasar Singapura Senilai Rp370 Juta

Rabu, 14 Okt 2026 11:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali mengapresiasi pasar ekspor komoditas olahan hasil pertanian buah dan sayur khas Kota Batu di…

Fenomena Heatstroke di Surabaya Meningkat Drastis, Dinkes: Ada 10 Kasus

Fenomena Heatstroke di Surabaya Meningkat Drastis, Dinkes: Ada 10 Kasus

Rabu, 14 Okt 2026 11:25 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat ada 10 kasus heatstroke selama Januari-September 2026, meningkat dibandingkan dua tahun…

Bikin Heboh! Penyewa Mobil Rental Disergap Debt Collector di PRJ Surabaya

Bikin Heboh! Penyewa Mobil Rental Disergap Debt Collector di PRJ Surabaya

Rabu, 14 Okt 2026 11:24 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Event Pekan Raya Jatim (PRJ Surabaya)di Grand City Mall, Surabaya yang harusnya meriah dipenuhi banyak produk UMKM, namun kali ini…