Pabrik Pengolahan Limbah B3 di Lamongan Resmi Beroperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirjen PSBL3 KLHK, bupati dan dari PT DESI meresmikan pabrik Limba B2 di Brondong Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Dirjen PSBL3 KLHK, bupati dan dari PT DESI meresmikan pabrik Limba B2 di Brondong Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Dirjen PSBL3 KLHK Sebut Perusahaan ini Terbesar di Indonesia Timur dan Miliki Landfill

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  - Teka-teki kapan pabrik pengolahan limbah beracun (B3) yang dikelola PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) di Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur beroperasi akhirnya terjawab. Pabrik yang bisa menampung kapasitas puluhan ribu limba B3 dalam sehari itu,  Jum'at (27/1/2023) operasionalnya diresmikan oleh Dirjen PSBL3 KLHK.

Bahkan pabrik pengolahan B3 yang ada di Desa Tlogoretno Kecamatan Brondong Lamongan ini disebutkan oleh Dirjen Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, terbesar di Indonesia Timur.

Perusahaan ini katanya adalah salah satu perusahaan dari Jepang yang berinvestasi pertama kali di Cileungsi Jawa Barat yakni PT PPLI,  dan yang kedua di Lamongan. Kelebihan dari PT DESI ini adalah mempunyai pengolahan limbah B3 yang terintegrasi dan patut diketahui memang salah satu keistimewaan dari Perusahaan di Brondong  adalah mempunyai landfill ya.

"Kalau teman-teman lihat yang ada di belakang tadi ada landfill itu untuk residu dari pengolahan limbah B3 selama ini yang ada di Indonesia itu hanya PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang merupakan juga anak perusahaan dari DESI itu yang apa namanya baru yang ada sehingga abu residu dari pengolahan limbah B3 itu dikirimnya ke Cileungsi sekarang ada PT DESI disini ini," ujarnya.

Keberadaan pengolahan Limba B3 di Lamongan ini menurutnya sangat membantu terutama untuk wilayah Indonesia Timur sehingga ia harapkan memang dengan keberadaan PT DESI bisa membantu pemerintah dalam pengolahan limbah B3 terbesar di Indonesia Timur.

Yang kedua sistem yang dilakukan di DESI adalah terintegrasi salah satunya juga melakukan pemanfaatan atau utilitas dari limbah B3. Limbah B3 yang diolah, dan  sekarang pemerintah sedang mengembangkan yang namanya circular ekonomi itu bagaimana limbah atau sampah itu kemudian tidak dibuang landfill TPA tapi digunakan lagi. 

"Nah istimewanya di PT DESI mereka punya sistem untuk melakukan pemanfaatan ini, dan pengolahan limba ini bisa dimanfaatkan oleh perusahaan di Surabaya dan sekitarnya dan  Indonesia Timur karena besar sekali," terangnya sambil menerangkan kalau di Indonesia pabrik pengelolaan limba B3 baru ada 25.

Rosa mengatakan, DESI sangat memikirkan safety nya, sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan dampak negatif bagi lingkungan sekitarnya. Namun Rosa tetap berharap agar perusahaan tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat, perusahaan tidak akan berjalan.

Dalam peresmian tersebut, Direktur Takanobu Tachikawa menjelaskan, DESI ini bekerja untuk mengelola limbah B3 dengan teknologi berstandar internasional untuk meminimalisasi kerusakan lingkungan. Perusahaan ini sudah lebih dulu berkembang di Jepang sejak 140 tahun silam dan masuk ke Indonesia sekitar 14 tahun lalu. 

Dan karena sudah diakui hasil kerjanya sehingga DESI dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan limbah B3 di Jawa Timur. "Kita mengutamakan pelayanan 4R yakni, reduce, reuse, recycle, dan recovery, " ungkapnya.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pengelolaan limbah yang layak wajib tersedia dan pihaknya berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dalam pengelolaan limbah,” jelasnya.

Sementara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menambahkan, industrialisasi sangat penting sebagai pengungkit ekonomi daerah. Sehingga fasilitasi perijinan dalam pengembangan industri akan dipermudah. Sejalan dengan hal itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan.

Sehingga hadirnya PT DESI ini diharapkan bisa menghadirkan ekosistem yang baik di Lamongan, khususnya dalam pengelolaan limbah. “Saya berharap pengelolaan limbah ini memberikan banyak manfaat untuk lingkungan dan sama-sama menjaga lahan agar tidak terkontaminasi zat berbahaya dan bisa menjadi pilot projek sebagai green industri,” harapnya.

Manajer Operasional DESI, Sonny Kartika, di sela kegiatan peresmian menyebutkan kalau kehadiran PT Dowa Eco System Indonesia (DESI) diklaim membawa optimisme baru bagi dunia industri di Jawa Timur. 

DESI, yang dimiliki oleh Dowa Eco System Co., Ltd. dan Modern Asia Environmental Holdings Pte. Ltd., tersebut menyediakan layanan terintegrasi dalam pengelolaan limbah industri.

Diantaranya, pengumpulan, pengolahan, pemanfaatan, dan penimbunan limbah di fasilitas penimbunan akhir. “Untuk melihat bagaimana DESI ini dalam pengelolaan limbah industri, bisa dilihat dari aktivitas sister company-nya yang ada di Bogor, PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri-red) yang sudah hampir 30 Tahun beroperasi di Indonesia.

Sonny yakin, kehadiran DESI di Jawa Timur semakin memudahkan dan mendekatkan pengelolaan limbah dengan kalangan industri di Jawa Timur khususnya, serta industri yang ada di wilayah Timur Indonesia umumnya. 

Disinggung operasional DESI, Sonny menegaskan sudah 100 persen siap untuk operasionalisasi. "Itu sebabnya kita resmikan hari ini,” tandasnya. jir

Berita Terbaru

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis untuk menekan pencemaran sampah plastik di sungai sebelum bermuara ke laut, Kota Surabaya…

Di Era Gempuran Disrupsi Informasi, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Literasi Digital

Di Era Gempuran Disrupsi Informasi, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Literasi Digital

Minggu, 14 Jun 2026 10:47 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka menjaga stabilitas masyarakat di tengah era disrupsi informasi dan meningkatnya kompleksitas ekosistem media digital,…

Jelang Malam 1 Suro, CCTV Kota Madiun Lumpuh Akibat Kebakaran Ruang Server Dishub

Jelang Malam 1 Suro, CCTV Kota Madiun Lumpuh Akibat Kebakaran Ruang Server Dishub

Minggu, 14 Jun 2026 09:47 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menjelang rangkaian kegiatan malam 1 Suro yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan pengamanan wilayah, sistem pem…

Izin Perumahan Ditahan, JPU KPK Ungkap Maidi Minta Rp1,1 Miliar ke Pengembang  ‎

Izin Perumahan Ditahan, JPU KPK Ungkap Maidi Minta Rp1,1 Miliar ke Pengembang ‎

Minggu, 14 Jun 2026 09:46 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, ‎Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi terhadap pengembang perum…

Njaris Rahaju. SH.,M. LAP, Salurkan Bantuan Pangan Untuk 603 KPM di Pendopo Kelurahan Celep Sidoarjo

Njaris Rahaju. SH.,M. LAP, Salurkan Bantuan Pangan Untuk 603 KPM di Pendopo Kelurahan Celep Sidoarjo

Minggu, 14 Jun 2026 09:03 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara simbolis Njaris Rahaju S. H., M. AP menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat kepada…

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mencuatnya Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat kader di Jawa Timur ikut…