Manajer Persebaya: TC adalah Program Pembodohan!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manajer Persebaya. Foto: Yahya Altakiri. Foto: Persebaya.
Manajer Persebaya. Foto: Yahya Altakiri. Foto: Persebaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Manajer Persebaya Surabaya Yahya Alkatiri menilai bahwa penyelenggaraan pemusatan latihan atau training camp (TC) jangka panjang Timnas Indonesia U-20 merupakan pembodohan yang harus diberantas. Menurutnya, TC jangka panjang merupakan cara kuno yang sudah ditinggalkan di berbagai negara maju.

“Justru pembodohan TC jangka panjang harus diberantas, ayo ketemu dengan klub, diskusi, TC jangka panjang enggak efektif, pemain matang di TC itu jarang, di seluruh dunia cara itu sudah ditinggalkan,” kata Yahya Kamis (9/2/2023).

Selain itu, menurutnya, program seperti ini tidak efektif untuk para pemain liga profesional. Pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong, kaya Yahya, seharusnya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para klub liga profesional seberapa penting fungsi training camp.

“Seharusnya Shin ini bertemu dengan perwakilan para klub membahan secara fungsi apakah tc jangka panjang ini efektif karena di luar negeri sudah tidak ada program seperti ini dan sudah tidak dipakai. Nah apakah jika tetap dipakai apa tidak pelanggaran,” ujarnya.

Yahya menilai, pelatih asal Korea ini hanya sibuk dengan trainning campnya saja. Menurutnya, Shin Tae Yong juga harus lebih produktif agar lebih mengerti langkah yang diambil untuk timnas Indonesia.

“Kita tahulah bukan rahasia umum selama ini STY sibuk dengan trainning campnya saja. Dan sekali lagi itu melanggar namanya masalah pemanggilan pemain di FIFA.,” tuturnya.

Ia juga menyebut TC jangka panjang tidak akan menghasilkan prestasi.

“Kalau kami gini, TC jangka panjang ini harus dievaluasi total, kita sudah berapa kali TC jangka panjang, tapi prestasi paling maksimal itu tahun 1991 (SEA Games),” ucapnya

Manajer Persebaya itu  menganggap bahwa TC jangka panjang bagi pemain yang mendapat menit bermain di klub bukan pilihan bijak. Pasalnya, lanjut Yahya, menilai pemain akan cepat berkembang saat dimainkan di kompetisi.

 “Pemain yang di TC itu enggak akan sematang pemain yang berkompetisi, contohnya Persebaya, kenapa di Persebaya bisa pemain muda cepat naik? Ya karena pemain-muda muda Persebaya digemblengnya di kompetisi internal, di klub lain enggak ada seperti itu,” tukasnya.

“Seharusnya kalau kamu pelatih timnas kamu lakukan scouting kamu latih mereka diracik seperti apa dan digabungkan yang sudah matang di kompetisi dengan yang belum berpengalaman itu yang paling baik,” tutupnya. sb

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…