Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti Dorong Pemkot Lakukan Strategi Inovatif Percepat Pengentasan Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti saat melakukan peninjauan ke beberapa rumah warga miskin di Surabaya. 
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti saat melakukan peninjauan ke beberapa rumah warga miskin di Surabaya. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masalah kemiskinan di Surabaya masih cukup tinggi, tercatat 219 ribu keluarga miskin (gakin) dan 248 ribu pramiskin. Maka dari  Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk melancarkan strategi inovatif demi percepatan mengentaskan kemiskinan.

Tema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya 2023 ini adalah peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemenuhan kebutuhan sosial berkelanjutan. 

Penanganan kemiskinan termasuk di poin kedua. Menurut Reni Astuti mengambil tema di bidang sosial merupakan langkah yang tepat. Dimana Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu fokus Pemkot tahun ini dengan langkah signifikan. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo menuju 2024 dengan zero kemiskinan ekstrem. Di Surabaya, jumlah kemiskinan ekstrem tercatat sebanyak 23.530 warga. 

“Arahan pusat adalah untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem. Itu bagus. Tapi, jangan lupa ada juga gakin dan pramiskin yang juga harus dientaskan. Mereka harus mendapat intervensi pemerintah, termasuk warga pramiskin. Jangan sampai, warga pramiskin ini dibiarkan sehingga masuk sebagai gakin dan berpotensi menambah jumlah kemiskinan ekstrem,” ungkap Reni Astuti kepada awak media di ruang kerjanya jumat (10/2). 

Reni menjelaskan, setiap reses dan kunjungan ke warga, ia selalu mendapati masalah klise. Yakni, perihal kemiskinan warga dan harapan mereka untuk mendapatkan bantuan merata. “Salah satu yang menjadi persoalan adalah terkait data. Misalnya, stiker keluarga miskin. Masih ada penerima manfaat yang belum mendapatkannya. Ada juga yang kondisinya sangat tidak mampu namun belum masuk data gakin,” ujar Reni. 

Pada Januari tahun lalu, saat gakin masih disebut bagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), jumlah warga gakin 1,3 juta jiwa. Lantas, dilakukan kalibrasi data, di tahun yang sama menurun jadi 638.616 warga. Akhir tahun lalu, Pemkot melibatkan Kader Surabaya Hebat, pejabat kelurahan, RT, dan RW untuk melakukan pengecekan lapangan. Dari 638 ribu, menjadi 219 ribu gakin dan 248 ribu pramiskin. Pengecekan menggunakan indikator kemiskinan nasional. Alq

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…