Tiga Strategi Kunci Pengentasan Kemiskinan di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti saat memaparkan penangan dan pengentasan kemiskinan di Surabaya di ruang kerja
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti saat memaparkan penangan dan pengentasan kemiskinan di Surabaya di ruang kerja

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam upaya pengentasan kemiskinan di Surabaya Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Reni Astuti menerangkan terdapat tiga strategi yang bisa menjadi kunci penanganan kemiskinan. Pertama, akurasi data. Berkurangnya jumlah gakin dari 638 ribu menjadi 219 ribu harus dipastikan akurasinya dengan cara melakukan pengecekan by name by address di seluruh kecamatan. Dengan begitu, bantuan bisa tepat sasaran dan tersalurkan dengan merata dan tak ada warga tak mampu yang terlewat di data.

“Pemkot juga perlu membuka layanan pengaduan tentang temuan di lapangan. Baik aduan dari dewan, jurnalis, pejabat kelurahan, RT, RW, atau masyarakat umum. Jadi, semua pihak bisa membantu demi menerbitkan data akurat,” ungkap Reni. 

Strategi kedua, lanjut Reni, perlindungan warga melalui pengurangan beban. Hal ini bisa dilakukan lewat berbagai cara. Mulai dari beasiswa sekolah, BPJS, penyediaan rumah susun (rusun), renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu), hingga pemberian permakanan. Seluruhnya menjadi bentuk intervensi penting untuk mengurangi beban gakin. 

“Mungkin, Pemkot juga perlu mempertimbangkan untuk memberikan bantuan di lini transportasi yang sejauh ini belum ada. Misalnya, keluarga gakin diberikan akses khusus untuk naik tranportasi gratis bagi anaknya yang sekolah. Tentu ini bisa mengurangi beban sehari-hari mereka,” tambah Reni. 

Terakhir, adalah strategi di bidang pemberdayaan. Tak hanya diberikan ikan, gakin atau pramiskin juga harus diberikan kail. Hingga kini, beberapa langkah pemberdayaan yang dilakukan Pemkot dinilai Reni cukup efektif. Mulai dari pemberdayaan UMKM melalui adanya e-peken dan pameran. Ada juga bursa kerja dan pelatihan bagi masyarakat umum. Selain itu, ada Rumah Padat Karya yang merupakan lahan pemkot yang diperuntukkan bagi gakin untuk kegiatan ekonomi. 

“Rumah Padat Karya ini perlu diperkuat. Harus ada pendataan mana aset pemkot yang perlu dimaksimalkan. Sejauh ini, terdapat 3.200 gakin yang dikaryakan di Rumah Padat Karya. Jadi, ini sangat potensial sebagai senjata mengentaskan warga dari predikat gakin,” ungkap Reni. 

Selain Pemkot, Reni juga mengimbau lurah dan pejabat kelurahan untuk membantu menemukan potensi warganya. Dengan begitu, mereka bisa berinovasi untuk melakukan kegiatan ekonomi yang meningkatkan taraf hidup bersama. 

Reni percaya, untuk mengentaskan kemiskinan dan menuju zero kemiskinan esktrem 2024, semua pihak harus berperan. Mulai dari Pemkot, pejabat kelurahan, dan warga. Jika berhasil, Reni yakin Surabaya mampu tumbuh menjadi kota yang lebih maju. Terlebih, pertumbuhan ekonomi di Surabaya cukup besar. Bahkan, memiliki kontribusi investasi 52 persen di Jatim. 

“Intinya, bagaimana kemudian pertumbuhan ekonomi kota bisa sejalan dengan kesejahteraan warga terutama gakin serta pramiskin. Jangan sampai, pembangunan terus tumbuh tapi kemiskinan tak bisa dientaskan,” pungkas Reni. Alq

Berita Terbaru

Terima Dinamika Muktamar Dengan Legawa, Gus Yusuf Ajak Pendukung Jaga Keutuhan NU

Terima Dinamika Muktamar Dengan Legawa, Gus Yusuf Ajak Pendukung Jaga Keutuhan NU

Minggu, 30 Agu 2026 22:40 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 22:40 WIB

SurabayaPagi, Jombang — KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menyatakan menerima dengan legawa seluruh proses dan dinamika yang terjadi dalam Muktamar K…

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur Bambang Haryo Sukartono mendorong Kementerian Pendidikan D…

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

‎SETIAP musim panen tiba, kepulan asap dari persawahan seolah menjadi pemandangan biasa. Jerami sisa panen padi dibakar begitu saja. Begitu pula batang jagung m…

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang— Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul I’lmi Asy-Syar’ie Rembang, KH Imam Baihaqi, M.H., menyayangkan keputusan pimpinan sidang Muktamar ke-3…

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan tren konsumsi makanan di kalangan generasi muda mendorong produsen makanan instan mengembangkan kombinasi rasa yang lebih b…

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan pasokan listrik tetap a…