SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pekerjaan rehabilitasi Dermaga Pelabuhan Kalianget kab. Sumenep, Jawa Timur banyak menuai masalah. Proyek dengan anggaran yang sangat besar itu menjadi perbincangan awak media dan lembaga kontrol sosial di wilayah paling ujung pulau Madura ini.
Proyek yang sudah dikerjakan sejak 06 Desember 2021 dengan anggaran sebesar Rp 59.962.108.000 Miliar, diduga banyak penyalahgunaan anggaran.
Dugaan ini muncul pada saat reporter Surabaya pagi melakukan investigasi di lapangan, dan melihat hasil pekerjaan dan dalam tahap penyelesaian.
Diketahui, proyek yang dikerjakan oleh kontraktor PT Sumber Bangun Jaya Nusantara KSO, dengan konsultan pengawas PT. Marindo Utama Penata Kawasan, tahun anggaran, 2021, 2022, 2023 dengan waktu pelaksanaan 456 hari kalender.
Informasi yang dihimpun, Surabaya pagi, proyek rehabilitasi dermaga pelabuhan Kalianget, pada teknis pekerjaannya diduga asal-asalan, baik dalam pemasangan pancang tiang dermaga, dan tali spasi besi, yang diduga asal jadi.
Padahal menggunakan anggaran yang cukup besar, pekerjaannya dipercepat agar sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan, ironis sekali, karena keberadaan pelabuhan Dermaga itu menyangkut keselamatan penumpang kapal.
Oleh karenanya Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan darat wilayah XI provinsi Jawa Timur, diminta agar melakukan pengkajian ulang terkait pekerjaan proyek yang menelan anggaran yang cukup besar tersebut.
Diketahui pengawas teknis pekerjaan, bernama Edy, hanya pada saat ditanya kepada salah satu pekerja, katanya sudah pergi dan tidak tahu kemana.
"Tadi ada mas, sedang ngukur besi, cuma sekarang saya tidak tahu, mungkin keluar," katanya.
Kemudian Konsultan Pengawasnya bernama Wowo saat dihubungi via telepon selulernya tidak diangkat sampai berita ini ditulis. AR
Editor : Moch Ilham