Dokter: Cacing Laut Bisa Jadi Sumber Protein untuk Cegah Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sumber protein untuk mengatasi stunting ada beragam dan dapat disesuaikan dengan pangan lokal. Di Nusa Tenggara Barat, misalnya, masyarakat dapat memanfaatkan nyale (cacing laut) sebagai alternatif.

"Kalau memang lebih murah dan memang telah diteliti itu mengandung banyak protein, itu bisa dimakan," kata dokter anak Rumah Sakit Permata Depok Agnes Tri Harjaningrum dalam taklimat media Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas) yang diikuti di Jakarta, Selasa (14/2/2023).

Dokter Agnes mengingatkan meski nyale dapat digunakan sebagai alternatif telur atau ikan sebagai sumber protein hewani yang direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), cara memasaknya harus tetap diperhatikan. Hal itu berguna untuk mencegah terjadinya alergi atau infeksi dari sebuah virus yang terbawa.

Dengan demikian, anak bisa terhindar dari stunting. Sebab, salah satu faktor risiko tengkes alias gagal tumbuh tersebut adalah mengalami infeksi berulang.

"Saya juga pernah dengar di Papua itu ada yang mirip-mirip seperti itu. Sagu juga itu bisa, asal aman. Jangan lupa amannya dan cara masaknya yang benar, nanti kalau pada alergi bahaya," katanya.

Dokter Agnes menyebut masih ada makanan lain yang dapat dijadikan alternatif keluarga jika tidak bisa memberikan daging kepada buah hatinya. Ada telur, ikan kembung, susu UHT, ataupun hati ayam yang bisa disediakan untuk anak.

Selaras dengan program pemerintah yang kini menggaungkan pencegahan stunting, dr Agnes menekankan protein hewani penting untuk melindungi anak dari stunting. Sebab, stunting paling banyak terjadi di usia tiga bulan hingga anak berusia dua tahun.

"Ini selain karena kekurangan gizi kronis, ibu tidak membawa anak ke posyandu, tidak terpantau tumbuh kembangnya," kata dr Agnes.

Di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diberikan di posyandu, ada grafik pertumbuhan anak. Ketika mendatangi posyandu, anak akan dipantau kurva pertumbuhannya.

"Kalau berat badan anak tidak naik dua tiga bulan berturut-turut (weight faltering) itu harus diintervensi. Itu cara efektif untuk mencegah stunting," jelas dr Agnes.hlt/ccg

Tag :

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…