SURABAYA PAGI, Bangkalan- Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) Ke 15, Musyda kali ini digelar di gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura, sederet tokoh ikut hadir dan meramaikan Musyda tersebut.
Mulai dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua DPD PAN Bangkalan beserta sekretaris, Ketua DPD PAN Sampang, anggota DPR RI Komisi XI, Rektor UTM, Ketua PCNU Bangkalan dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan.
"Saya merasa bahagia melihat Muhammadiyah dan NU duduk bareng, duduk bersama tak harus seragam itu merupakan sunnatullah, semoga hal ini menjadi cerminan yang baik menjadi pimpinan yang akur dan damai," ujar ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat memberi sambutan.
Selain itu pria yang akrab disapa Zulhas, mengingatkan bahwa Peran Muhammadiyah dan Nahdlatul ulama sangatlah penting untuk perjalanan panjang Republik Indonesia. "Bapak kandung Republik kita ini ialah NU dan Muhammadiyah secara historis 2 organisasi keagamaan ini memiliki andil penting untuk kemajuan negri, ratusan tahun pondok-pondok pesantren berjuang untuk negri, serta memperjuangkan ideologi negara kita," tuturnya.
Musda Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan yang ke 15 sendiri memiliki beberapa agenda penting, salah satunya ialah memilih ketua baru. "pemilihan kepengurusan Pimpinan Muhammadiyah Bangkalan priode 2022-2027 menjadi agenda utama " kata ketua panitia Musda Suraji.
"Kami berharap Muhammadiyah memikiki kepengurisan yang lebih bagus dan memikiki kaderisasi yang kuat sehingga regenerasi Muhammadiyah tetap kokoh dan berkelanjutan," imbuhnya.
Suraji juga mengatakan, Muhammadiyah komitmen dalam pendirian sesuai tageline membawa islam berkemajuan. Gerakan Muhammadiyah tidak hanya bergerak dibidang Dakwah akan tetapi Kebangkitan Ekonomi Syariah di Kabupaten Bangkalan.
"Kita menguatkan Muhammadiyah tidak hanya di bidang Dakwah maupun dibidang sosial. Tapi dibidang ekonomi umat seperti UMKM perlu dibangun," tutupnya. Dalam pencalonan Pimpinan sendiri, terdapat 32 kandidat calon pimpinan Muhammadiyah Bangkalan. Dari 32 kandidat ini akan di shering menjadi 13 calon.
Kemudian 13 kandidat ini menjadi tim formatur untuk memilih salah satu pimpinan dari 13 formatur ini. Dari 13 formatur tersebut ada 6 kandidat berasal dari internal kepengurusan sebelumnya sedangkan 6 sisanya kandidat lain dari kalangan pemuda Muhammadiyah.wah
Editor : Redaksi