Stok Melimpah, Kadistan Tak Tahu Beras Jatim Mengalir Kemana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan panen raya padi di Desa Bandungrejo, Kabupaten Tuban, Selasa (1/2/2022).
Kegiatan panen raya padi di Desa Bandungrejo, Kabupaten Tuban, Selasa (1/2/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Provinsi JawaTimur (Jatim) sebagai salah satu lumbung nasional, Jatim merupakan salah satu lumbung beras nasional. Total suplainya mencapai 18 persen secara nasional. Kendati demikian, diduga terjadi sebuhan fenomena terutama di bulan Januari lalu. Pasalnya, terjadi kenaikan harga beras di tengah stok yang melimpah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistan) Jatim Dydik Rudy Prasetya megatakan, masih ada stok beras 850.000 ton dari Desember 2022.

“Nah untuk Januari 2023, produksi beras Jatim mencapai 152.000 ton. Artinya kalau ditambah stok beras Desember 2022 maka stok beras kita masih sekitar satu juta sekian ton,” kata Dydik, Selasa (22/2/2023).

Dydik memperkirakan konsumi masyarakat hanya 250.000 ton. Sementara bulan Februari diprediksi produksi beras mencapai 249.000 ton.

“Kalau ini dikurangi konsumsi 250.000 ton maka masih ada sekitar 600.000 ton. Artinya dari sisi stok, sangat cukup,” ujarnya,

Namun, ada suatu hal yang menjadi permasalahan, pihaknya tidak tahu keberadaan beras ini dimana. Rudy menyampaikan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah melakukan audensi dengan petani, penggilingan padi, dan pengusaha beras.

“Dari audensi tersebut semuanya menyatakan stoknya menipis. Petani mengaku panennya sedikit, kemudian penggilingan padi mengatakan stoknya hanya mampu mencukupi 1-3 hari, sedangkan dari pelaku usaha mengaku gudang-gudangnya tidak memiliki banyak stok beras. Ini menjadi anomali, karena tahun lalu meskipun harga beras naik tapi tidak ekstrem seperti saat ini, harga beras medium saja saat ini sudah mendekati harga beras premium,” jelasnya.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta kelonggaran kepada Pemerintah Pusat agar bisa menyalurkan sebagian beras impor yang dibongkar di Jatim bisa disalurkan untuk masyarakat Jatim. Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga beras.

“Bukan berarti ini Jawa Timur kekurangan beras, tapi harga yang tidak bisa kita kendalikan ini akan menyebabkan inflasi yang cukup tinggi. Nah ini menjadi keprihatinan kita semua. Makanya Bu Gubernur berupaya menekan laju inflasi dengan operasi pasar yang bekerja sama dengan Bulog,” tandasnya.  sb

Berita Terbaru

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan sudah sebanyak 29 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)…

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo mulai pasang kuda-kuda menghadapi potensi kekosongan jabatan Wakil Bupati. L…

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Selama musim kemarau sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan…

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti viralnya informasi yang beredar di media sosial yang menyebut jumlah pelajar di Sidoarjo yang terpapar HIV/AIDS…

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Melalui Pelatihan Artificial Intelligence bagi Guru Yayasan Barunawati Surabaya…

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…