Rayakan HUT ke-22, FKPPAI Gelar Pameran Barang Antik Hingga Pengobatan Alternatif Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan HUT ke-22, DPD Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) Jawa Timur menggelar pameran barang antik dan benda pusaka di Museum Empu Tantular mulai 25-26 Februari 2023.

Pada acara ini, berbagai barang antik seperti keris, fosil, batu permata, batu akik, patung, tembikar tembaga, perunggu, dan berbagai macam aksesoris lainnya hadir menghiasi pameran yang terletak di sebelah museum MPU Tantular, Sidoarjo.

Tidak hanya barang antik, pertunjukan seni rupa jaranan dan alternatif pengobatan gratis bagi masyarakat umum juga tersedia pada pameran ini.

Dewan Penasehat FKPPAI Suhu Tjoeng menjelaskan bahwa pameran yang digelar oleh FKPPAI ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali budaya-budaya dan merawat warisan leluhur di Indonesia.

“Mungkin saja dengan cara seperti itu bisa mengembalikan lagi marwah atau identitas sebagai orang Indonesia,” Ujar Suhu Tjoeng, Sabtu (25/2/2023).

Tjoeng menyebut bahwa pengobatan alternatif ini juga sebagai bentuk pengenalan warisan leluhur terdahulu dalam melakukan penyembuhan berbagai macam penyakit. 

“Kita ini paranormal, jadi setiap anggota kita memiliki kemampuan dalam pengobatan dengan cara alternatif yang memang sudah digunakan oleh para leluhur,” kata Tjoeng.

Selama pengobatan alternatif ini telah terbukti di mata masyarakat. Tjoeng  menyebut pengobatan alternatif juga bukan hal tabu yang perlu ditakutkan lagi di mata masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dari didirikannya Fakultas Pengobatan Alternatif di Universitas Airlangga.

"Ilmu modern itu kan pengembangan dari ilmu keleluhuran. Itu semua terjadi karena ada roda perputaran. Jadi apa yang terjadi sekarang merupakan pengembangan dari apa yang ditemukan di zaman dulu," ungkapnya.

Saat disinggung ulah oknum yang mengatasnamakan paranormal demi mencari keuntungan, Tjoeng menjelaskan bahwa FKPPAI saat ini telah melakukan pendekatan persuasif, namun dirinya mengaku badan FKPPAI tidak akan mengambil tindakan keras dan masuk terlalu dalam karena jangkauannya pribadi.

"Di jaman sekarang, cara untuk melakukan si'ar kan banyak, bukan hanya antar pribadi, melainkan juga bisa memanfaatkan media sosial. Kami juga sudah melakukan hal tersebut, tidak hanya kegiatan seperti ini saja yang telah kami gelar, akan tetapi juga seperti baksos , membaca kitab kitab yang pernah kita lakukan di jakarta.Kurang lebihnya mengembalikan cara pandang masyarakat tentang apa itu santet dan sebagainya," seperti yang sering dia sampaikan di akun Instagram miliknya @suhu_.tjoeng.

Tidak hanya pameran barang antik dan alternatif pengobatan gratis bagi warga, Pameran ini juga menyajikan masakan Kesenian Kudo Kepang Jawa khas Ponorogo yang dibawakan oleh grup bernama New Putro Joyo Suryo Joyo. 

Beberapa ritual juga dipertontonkan seperti membacakan mantra mantra yang konon dapat membuat pembawaan tari dapat lebih menjiwai dimasukkan dalam membawakan tari tradisional.

Sajian hiburan rakyat ini membuat puluhan warga yang hadir tampak semakin terhibur dengan sajian kesenian khas Jawa Timur tersebut. Tak hanya di kalangan orang tua saja yang datang menonton, namun banyak dari remaja bahkan anak-anak, ikut meramaikan kegiatan ini.

Acara tahunan yang digelar FKPPAI tersebut melibatkan komunitas maupun padepokan dari berbagai daerah. Mulai Jember, Lumajang dan Situbondo. Total sekitar 23 stand memamerkan benda-benda pusaka, patung dan lukisan. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fenomena luapan air laut yang berada di Surabaya mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh total dan kepadatan kendaraan…

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui sejumlah kegiatan atraktif dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Pemerintah Kota (Pemkot)…