Dua Pelayanan RSUD Prof Dr Soekandar Mojokerto Dialihkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Rencana pembangunan dua proyek jumbo di RSUD Prof dr Soekandar Kabupaten Mojokerto bakal berdampak pada pelayanan masyarakat. Saat ini, rumah sakit pelat merah tersebut mulai menggeser pelayanan poliklinik dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub mengungkapkan, pengalihan pelayanan medis dilakukan secara bertahap sejak proses lelang. Karena dari dua paket proyek yang menelan pagu anggaran Rp 82 miliar lebih itu menyentuh pembangunan gedung poliklinik dan IGD terpadu. ”Ada beberapa poli yang sudah mulai kami alihkan ke dalam,” terangnya, kemarin (26/2).

Djalu menyebut, pelayanan poliklinik yang sebelumnya menempati eks gedung SDN Mojosari akan dikosongkan secara bertahap. Karena setelah lelang ditetapkan pemenang nanti, maka bekas lembaga pendidikan tersebut akan dirombak total dengan dibangun empat lantai.

Sedianya, gedung anyar yang dialokasikan dengan pagu Rp 39 miliar tersebut bakal menampung 19 pelayanan poliklinik sekaligus medical check up dan hall. ”Sekarang tinggal mematangkan proses lelang, karena ada penyesuaian-penyesuaian terkait reviu harga dan lain-lain,” bebernya.

Selain itu, pelayanan IGD juga dipersiapkan untuk dilakukan pengalihan. Pasalnya, ruang pelayanan kegawatdaruratan ini juga bakal dibangun ulang empat lantai. Bahkan, kebutuhan pagu anggaran juga membengkak dari Rp 40,8 miliar menjadi Rp 42,2 miliar setelah direviu.

Djalu menyebutkan, gedung anyar nanti bakal diperuntukkan pelayanan kegawatdaruratan, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) atau ibu hamil, pelayanan kegawatdaruratan bayi, serta kamar operasi emergency. ”Jadi, termasuk IGD juga akan kita alihkan,” tandasnya.

Dikatakannya, proses lelang terus dikebut dan ditargetkan rampung Maret mendatang. Sebab, kedua proyek jumbo tersebut diestimasikan tuntas dalam satu tahun anggaran. Proyek pembangunan gedung poliklinik dan IGD terpadu dijatah paling lambat 8 bulan pengerjaan. ”Rencananya 240 hari, tapi nanti kalau lelangnya agak molor ya akan dipercepat. Yang penting tahun anggaran ini bisa selesai,” terang Djalu.

Dia menambahkan, pagu anggaran yang menelan Rp 82 miliar hanya menyentuh bagian konstruksi bangunan. Djalu memastikan gedung sudah siap untuk dioperasionalkan setelah tuntas dibangun nanti. ”Kalau gedung sudah jadi, nanti pelayanan poli-poli akan langsung kami geser kembali,” pungkas dia. Dwi

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…