Revisi HET Beras Tingkatkan Pembelian Gabah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) baru untuk beras medium dari semula Rp 9.450 menjadi Rp 10.900 per kilogram. Selain itu, perubahan juga terjadi pada beras premium.

Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mengatakan, selain berdampak pada kenaikan harga beras di pasaran, perubahan HET juga berimbas pada naiknya minat membeli gabah.

“Berdasarkan laporan di lapangan, ada peningkatan secara pesat pembelian gabah. Masih terus dipantau,” kata Emil di sela-sela acara peresmian gedung Dinas Peternakan Jatim Kamis (16/3/2023).

Emil menerangkan, kenaikan HET memang membawa efek positif terhadap pendapatan petani. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut juga berdampak kenaikan harga beras di pasaran.

Maka dari itu, saat ini pemprov tengah berupaya mengendalikan agar harga beras di pasaran tidak melonjak tajam.

“Kuncinya pada keseimbangan. Stoknya harus banyak,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebenarnya saat ini telah memasuki masa panen. Sehingga Jatim diprediksi masih akan mengalami surplus beras hingga 1,13 juta ton selama bulan Maret–April.

“Sehingga stok beras Jatim aman,” tuturnya.

Di sisi lain, stok beras di sejumlah daerah masih menipis. Contohnya, stok di gudang Bulog Probolinggo hanya tersisa 1.238 ton yang diprediksi hanya cukup hingga pertengahan April.

Demikian pula di Jombang, menipisnya stok membuat harga beras masih tinggi. Kendati demikian, harga beras diprediksi segera normal setelah memasuki musim panen. sb

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…