Gelar Aqiqah Anak Pertama, Pasutri Ana dan Edy Disambut Keluarga Penuh Haru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aqiqah, Mavaaza Adzkia paradisa Zubaid, putri pertama Edi Zubaidi dan Ana Fitriyana, di desa Rombiya Barat Kec. Ganding Sumenep. SP/Ainur Rahman
Aqiqah, Mavaaza Adzkia paradisa Zubaid, putri pertama Edi Zubaidi dan Ana Fitriyana, di desa Rombiya Barat Kec. Ganding Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Pasangan Suami Istri, Edi Zubaidi M.Pdi, dan Ana Fitriyana M.Pdi, keduanya adalah anak desa yang menyandang predikat sebagai pejuang pendidikan di kota Jember

Memiliki latar pendidikan dari pesantren yang sama yakni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk kab. Sumenep, dan melanjutkan ke Fakultas ternama di Jember sampai memiliki segudang prestasi.

Ana Fitriyana sebagai Mahasiswi dengan memiliki prestasi cemerlang sampai terpilih sebagai wisudawan terbaik kala itu, dan suaminya Edy Zubaidi yang saat ini bekerja sebagai salah satu staff di Kantor Kementerian agama Daerah Ajung Kab. Jember.

Kedua pasangan suami-istri yang sama-sama mengenyam pendidikan pesantren dan berjuang di kota  Jember ini, kini tengah pulang ke kampung halamannya, hanya sekedar untuk lahiran anak pertamanya.

Saat ditemui Reporter Surabaya Pagi di kediamannya, di desa Rombiya Barat Kec. Ganding, Edy Zubaidi, mengaku,  melahirkan anak pertamanya itu keinginan istrinya untuk bisa lahiran disaksikan kedua orang tuanya langsung. Katanya kemarin,

Menurutnya, Keputusan untuk bisa lahiran di tanah kelahirannya itu adalah pilihan yang tepat, sebab dengan begitu, ia bisa  melihat sosok ibu yang tengah melahirkannya dulu. Betapa sakitnya. Jelas Edi sapaan akrabnya suami Ana Fitriyana itu.

" Saya sangat terharu, dari proses persalinan istri saya, dari awal sakitnya sampai ditangani Medis, bayangkan dari pembukaan kedua sampai sembilan di Pustu Guluk-guluk sampai ke Rumah bersalin di RS.  Wijaya Hospital Pamekasan, benar-benar menguras tenaga dan pikiran"

Namun, Alhamdulillah kata dia, Persalinan istri saya Normal, meski sempat membikin semua Keluarga panik karena kondisi fisik istri saya sempat melemah disaat detik melahirkan, kata dokternya sudah pembukaan sembilan, namun karena fisiknya lemah, akhirnya Dokter merujuk istri saya untuk segera ke RS. di Pamekasan. Jelasnya

" Saya yang mendampingi istri saya, pada saat persalinan berlangsung, saya tak tega melihat istri menahan kesakitan yang begitu sakit, namun tetap saya berikan motivasi untuk terus bersemangat sampai pada akhirnya anak pertama saya lahir"

Sungguh berbahagia sekali, sambungnya, pada saat melihat anak pertama saya lahir dalam kondisi sehat dan normal, kemudian melihat istri tersenyum senang seakan baru selesai menikmati masa pertempuran.

Ia juga mengatakan, sebagai suami memiliki peranan penting pada saat persalinan, karena ia adalah penyemangat bagi istrinya, maka, sambungnya,  dampingi istrinya pada saat hamil sampai melahirkan karena itu memang sudah menjadi tanggung jawabnya. Tegasnya

Untuk diketahui, Bertepatan pada hari Minggu 11 Maret 2023, tangis si kecil meronta di RS. Wijaya Hospital Pamekasan, dan pada tanggal 19 Maret 2023 bertepatan pada hari Minggu juga, kedua pasangan yang berbahagia ini  melangsungkan perayaan Aqiqah anak pertamanya, yang diberi nama, Mavaaza Adzkia Paradisa Subaid, dengan panggilan akrabnya Vaaza.

" Alhamdulillah, Kami sekeluarga telah merayakan Aqiqah untuk anak pertama saya, dengan perayaan tersebut,  berarti anak saya sudah bisa turun tanah,. Jadi sudah bisa diajak main dan bereaktif dengan yang lainnya"

Dalam perayaan tersebut, kata dia, hanya mempertemukan keluarga besar untuk saling berbagi dan mendoakan, selain memperkenalkan kepada anak tentang pentingnya berdoa dan membaca shalawat, makanya mengundang Banjari Shalawat untuk sebuah pertunjukan dan hiburannya.

" Jadi, Mohon doanya, terutama untuk keluarga Moh. Raji dan Ibu Ainiyah  juga, Kiai Fauzan dan Ummi Izzah, berikut para keluarga dekat dan family terdekat yang telah mendukung dan memberikan semangat bagi keluarga saya. Semoga Allah membalas kebaikan yang berlipat".

Sementara, Ana Fitriyana, mengaku akan memilih tinggal di rumahnya dulu untuk sementara waktu, sampai Vaaza benar-benar kondusif,. " Kita lihat saja nanti, semoga terus berjalan dalam kebaikan"

Disoal akan ditinggalkan oleh suaminya untuk sementara waktu, Ana mengaku siap, demi sebuah profesi dan harapan bersama. " Suami saya pekerja keras yang tengah mengabdi ke Negara, jadi saya bisa apa, selain mendukung karir dan profesinya. 

" Semoga selalu diberikan kesehatan, tetap semangat dan optimis, apalagi saat ini sudah memiliki anak, jadi tanggung jawabnya semakin besar"

Secara terpisah, Ibu Ainiyah mengaku bangga memiliki menantu yang bertanggungjawab terhadap putri sulungnya itu. " Alhamdulillah, anak saya mendapat perhatian khusus dari suaminya dari sebelum melahirkan sampai proses persalinannya selesai"

Pihaknya mengaku sering kali berdoa untuk keluarga besarnya, agar selalu dalam perlindungan Allah, SWT , hidup sehat dan barokah.  Pungkasnya. AR

Tag :

Berita Terbaru

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…