Ban Kapten Timnas Prancis Diberikan pada Mbappe, Griezmann Kecewa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann dipeluk Didier Deschamps usai timnas Prancis kalahkan Inggris di perempat final Piala Dunia 2022. Foto: AFP.
Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann dipeluk Didier Deschamps usai timnas Prancis kalahkan Inggris di perempat final Piala Dunia 2022. Foto: AFP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Clairefontaine – Kylian Mbappe diberi amanah baru sebagai kapten Timnas Prancis untuk menggantikan Hugo Lloris. Ia menjadi kapten setelah penjaga gawang berusia 36 tahun itu mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Januari lalu.

Seperti diketahui, Mbappe yang berusia 24 tahun dan mencatatkan 66 caps dipilih pelatih Didier Deschamps menggantikan Hugo Lloris yang pensiun dari timnas. Sedangkan Griezmann yang berusia 32 tahun dan memiliki 117 caps menjadi wakilnya.

"Kylian Mbappe adalah kapten Prancis yang baru, sedangkan Antoine Griezmann adalah wakil kapten," kata Deschamps, dikutip dari BBC, Jum’at (24/3/2023).

Menurut laporan L'Équipe, Antoine Griezmann yang merupakan salah satu favorit pengganti peran Hugo Lloris dikabarkan sangat kecewa dan tak terima usai mengetahui bahwa dirinya hanya menjadi kapten kedua.

Keputusan Deschamps memberikan ban kapten kepada Mbappe dinilai Griezmann sebagai sebuah kemunduran. Pasalnya, di Piala Eropa 2024 lalu, ia sempat diberi tanggung jawab untuk mengenakan ban kapten.

Selain itu, Griezmann menganggap keputusan tersebut tidak adil. Ia merasa belum dapat diberi pengakuan bahwa berdasarkan usia dan pengalaman, ia seharusnya lebih pantas menjadi kapten utama.

Menanggapi hal tersebut, Kylian Mbappe memahami kekecewaan Griezmann sebagai salah satu pemain paling senior Prancis. Mbappe pun sudah berbicara dengan Griezmann soal kekecewaannya.

"Antoine kecewa dan saya bisa memahaminya. Saya pun akan memiliki reaksi serupa (jika berada di posisinya)," kata Mbappe seperti dikutip dari Marca.

"Saya sudah berbicara dengannya. Ia adalah pemain terpenting di era Deschamps. Saya bukan atasannya. Ia dan saya akan saling membantu agar tim ini begerak maju di level global. Saya tak pernah menutup pintu untuk siapapun, semua orang berhak berbicara. Ia juga berpengalaman, jika ia mengatakan sesuatu maka saya akan mendengarkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Mbappe menjelaskan bagaimana sosok kapten yang ideal menurutnya. Penyerang Paris Saint-Germain itu mengaku bertekad untuk menjaga persatuan tim.

"Ia (Deschamps) ingin saya menjadi pemersatu, membawa tim bersama saya. Saya menjadi penghubung di antara pemain muda dan senior," tuturnya.

“Saya adalah kapten negara saya, itu adalah sesuatu yang tidak bisa dilalaikan. Ini adalah tanggung jawab baru. Saya akan mengambilnya, itu tidak akan mengubah cara saya bermain, tapi mungkin cara saya berperilaku," terangnya.

Saat disinggung mengenai peran sebagai kapten, ia mengatakan bahwa dirinya akan berbeda dengan Lloris.

"Saya tidak berpikir pelatih menjadikan saya kapten karena dia pikir saya akan melakukan hal yang persis sama dengan Hugo," ucapnya.

Pertandingan pertama Mbappe sebagai kapten berlangsung ketika Prancis menghadapi Belanda dalam pertandingan Grup B Kualifikasi Euro 2024 di Stade de France, Sabtu (25/3/2023). Selanjutnya, Les Bleus juga akan melawan Irlandia pada hari Senin mendatang. crf

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…