SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka bulan suci Ramadhan, Muhammad Rifqi Pramantyo yang kerap disapa Mas Kiai bermalam minggu seusai Salat Tarawih dan gelaran Tabligh Akbar di pelataran Masjid Al-Akbar, Surabaya.
Dalam acara Tabligh Akbar tersebut, hadir Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi yang sama-sama memeriahkan Tabligh Akbar.
Terlihat keakraban Mas Kiai dengan Gubernur Jawa Timur ini, mereka bercengkrama layaknya seorang ibu dan anak sembari menunggu dimulainya acara.
Beberapa masyarakatpun meminta ber swafoto bersama Mas Kiai dan Gubernur Jawa Timur ini.
Keduanya adalah Tokoh Nahdliyin Jawa Timur yang memiliki kiprah dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, pemberdayaan bahkan politik yang tak terbatas, bukan hanya di lokal Jawa Timur namun hingga tingkat internasional.
Mas Kiai juga dikenal aktif dalam kegiatan kepemudaan. Demikian pula Gubernur Khofifah aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dalam berbagai macam bidang. Kedua tokoh besar ini sama-sama sosok yang menginspirasi bagi warga Jawa Timur. Sosok mereka menjadi uswah bagi Gen-Z saat ini.
Pada kesempatan tersebut, Mas Kiai menyampaikan pertemuan umarah, para ulama dan masyarakat dalam tabligh akbar ini mampu menggambarkan suasana tertib dan kondusif di Jatim khususnya Surabaya.
Atmosfer masyarakat Surabaya dan sekitarnya sangat positif. Apalagi dalam tabligh akbar ini juga menampilkan grup rebana Koarmada 2.
Putra daerah asal Malang ini berkomitmen untuk terus menjadi salah satu penjaga marwah Islam Rahmatan lil Alamin.
"Pada kesempatan tersebut Ibu Gubernur Khofifah menginginkan agar sinergi terus terjalin, terutama pada momen Ramadan ini," ungkap Mas Kiai.
Sementara itu, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk meningkatkan solidaritas dan kesalehan sosial di bulan Ramadan. Karena dengan berbuat baik kepada sesama terlebih di bulan suci ini, maka pahalanya akan berlipat ganda.
Selain itu, Gubernur Khofifah berharap agar Jawa Timur tetap kondusif dan damai, masyarakatnya guyub rukun dan tidak mudah terprovokasi. Begitu juga harapannya untuk bangsa Indonesia agar selalu dalam keadaan damai dan tentram.
"Semoga Jawa Timur guyub rukun, warga Jawa Timur damai, tentrem, warga Indonesia juga damai tenteram," harapnya.
Sementara itu, Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa berbuat baik merupakan salah satu sumber kebahagiaan. Menurutnya salah satu tanda seseorang memiliki iman adalah merasa bahagia saat orang tersebut berbuat baik.
“Siapa saja yang mendapatkan rasa senang didalam hatinya, ketika dia berbuat baik itu tandanya, jadi sumber kesenangannya, sumber kebahagiaannya adalah kebaikan, maka kata Nabi itu tandanya orang itu beriman. Alhamdulillah," tuturnya. Byb
Editor : Redaksi