Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Inovasi Kejar Madu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Penyuluh Lapangan menjelaskan cara menanam
Petugas Penyuluh Lapangan menjelaskan cara menanam

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci untuk kesuksesan sebuah program. Sebagaimana dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Disketapangtan) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Mojokerto dalam mengenalkan pertanian sejak dini bagi anak-anak.

Inovasi Kejar Madu (Kelas Belajar Mengenal Makhluk Hidup) dari Disketapangtan yang selaras dengan Kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Mendikburistek Nadiem Makarim.

Siswa-siswi kelas 4 SDN Wates 6 tampak riang gembira untuk belajar bercocok tanam dibawah panduan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Kelurahan Wates dan Penyuluh Pertanian Lapangan Disketapangtan Kota Mojokerto.

Pagi ini para siswa tersebut belajar bagaimana bercocok tanam mulai dari media tanam, cara menanam hingga proses panen sayuran serta mengenal hasil olahan sayuran.

Plt. Kepala Disketapangtan Kota Mojokerto Mochammad Hekamarta Fanani menyampaikan pengenalan tentang pertanian dan peternakan sejak dini itu sangat penting untuk program ketahanan pangan, khususnya di wilayah perkotaan yang memang sangat minim lahan.

“Minimnya generasi muda yang berminat dalam bidang pertanian dan peternakan menjadi atensi nasional. Dan ini menjadi PR bersama bagaimana ketahanan pangan terus berlanjut dengan adanya generasi muda yang lebih kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan lahan-lahan pertanian dan peternakan yang ada,” kata Heka.

Lebih lanjut Heka berharap dengan mempraktekkan proses bertani secara langsung para siswa mengenal dan tertarik dengan bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Sehingga nantinya akan lahir sarjana-sarjana baru yang akan melanjutkan bidang ini.

Ditambahkan oleh Kepala SDN Wates 6, Bambang Sutopo bahwa kunjungan para siswa ke KWT Cempaka adalah untuk pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dimana P5 sendiri adalah bagian dari Kurikulum Merdeka.

“Melalui projek ini para siswa dikenalkan tentang berwirausaha dalam bidang pertanian, mulai produksi dan nantinya untuk memasarkan maupun untuk konsumsi sendiri,” jelasnya.

Implementasi Kurikulum Merdeka di Kota Mojokerto tidak hanya disinergikan dengan Disketapangtan dalam Inovasi Kejar Madu. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika para siswa mendalami literasi digital dalam Program Siti Pinter (Sinau Teknologi Informasi Program Telecenter) serta dapat memanfaatkan Pemandian Sekarsari untuk olahraga. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …