Khofifah Targetkan Rasio Elektrifikasi di Jatim Pada 2024 Tembus 100%

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 01 Mei 2023 11:06 WIB

Khofifah Targetkan Rasio Elektrifikasi di Jatim Pada 2024 Tembus 100%

i

Acara silaturahmi dan halal bihalal bersama mitra bidang ESDM di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum'at (28/4/2023). Foto: Pemprov Jatim.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menargetkan rasio elektrifikasi di Jatim pada tahun 2024 mencapai 100%.

Hal tersebut disampaikannya saat acara silaturahmi dan halal bihalal bersama mitra bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (28/4/2023).

Baca Juga: Ungguli Surabaya, Kota Mojokerto Sabet Juara II Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Jatim

"Kita terus bekerja dan berupaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Terpencil dan berpenghuni yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN," kata Khofifah.

Khofifah menerangkan bahwa realisasi rasio elektrifikasi di Jatim saat ini telah mencapai 99,36 persen. Ia mengaku optimis rasio elektrifikasi akan rampung 100% di tahun 2024 mendatang.

Menurut orang nomor satu di Provinsi Jatim ini, elektrifikasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saat ini semua aspek seperti ekonomi, pendidikan dan kegiatan sosial lain sangat membutuhkan aliran listrik. Maka dari itu, pihak Pemprov juga sangat memprioritaskan program elektrifikasi tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran mitra ESDM yang telah bekerja non stop melayani warga selama mudik lebaran 2023 ini.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas ESDM bersama Mitra ESDM yang telah bekerja 24 jam non stop memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Allhamdulillah di Bulan Suci Ramadhan pasokan listrik tetap terjaga sehingga tidak ada pemadaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah," ujarnya.

Mantan Menteri Sosial RI ini mengatakan, Mitra ESDM ini telah menjadi mitra strategis dalam membangun ketahanan energi di Jatim. Salah satunya bersinergi dalam penyediaan aliran listrik bagi masyarakat kurang mampu di banyak titik di 38 kabupaten/kota.

Baca Juga: Pemprov Diapresiasi Kemenkumham Jatim

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Jatim Nurkholis menyebut bahwa Mitra ESDM ini banyak membantu tugas dalam melayani masyarakat Jawa Timur. Seperti, penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang proses penyambungannya dibantu PLN.

"Allhamdulillah sejak tahun 2019-2022, Dinas ESDM Provinsi Jatim telah mengaliri 14.401 dirumah rumah masyarakat. Dan direncanakan Sambungan listrik di Tahun 2023 akan menyambungkan 2.496 rumah masyarakat kurang mampu," jelasnya.

Tak hanya itu, Dinas ESDM juga memiliki program Solar Home Sistem yang akan mengaliri daerah terpencil dengan menggunakan listrik solar bertenaga matahari. Adapun saat ini sudah terpasang total 600 titik yang tersebar di Jawa Timur.

Selain itu, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan token listrik senilai Rp 300 ribu kepada 19.435 masyarakat penerima manfaat yang tersebar di kabupaten/kota di Jawa Timur.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemprov Jatim Fokus Jaga Pasokan dan Harga Pangan

"Bantuan ini kami berikan untuk membantu masyarakat di dalam upaya pemerintah menekan angka inflasi," ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni mitra ESDM dari Sektor Pertambangan dantaranya, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) JATIM, Direktur Semen Indonesia unit Tuban, Direktur PT. Polowijo Gosarii.

Kemudian, Mitra ESDM di sektor Energi hadir diantaranya Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Ketua HISWANA MIGAS, GM. Saka Pangkah dan Muria (KKKS) dan Dir. Zebra Energi (SPBGE ) serta Executive GM Pertamina MOR V Deny Djukardi.

Sementara Mitra ESDM di Sektor Ketenagalistrikan antara lain GM PLN UID Jatim, GM PLN UIP Jatim, GM PLN UIT Jatim, Direktur Operasi Nusantara Power, GM PLTGU Grati, GM PLN Icon plus, Direktur Operasi PJB Service hingga Ketua AKLI Jatim. sb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU