Wisatawan Terbawa Arus Laut Selatan Ditemukan Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam waktu 24 Jam team Gabungan yang terdiri dari SAR, Basarnas, TNI/POLRI dan Unit Poskamladu berhasil menemukan korban Zaka Ria (15) warga Desa Trowulan Kab Mojokerto yang terseret arus gelombang laut Pantai serang pada Minggu (30/4) pagi.

Korban ditemukan pada Senin (1/5) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazah korban berhasil ditemukan setelah anggota menerima laporan dari pemancing yang melihat benda mengapung di dekat pantai. Saat didekati ternyata benda mengapung adalah jenazah korban. Seketika jasad korban langsung dibawa ke daratan.

Penemuan jenazah korban dibenarkan oleh Kapolsek Panggungrejo Iptu Agus Purnomo melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono. 

"Dua saksi (pemancing) melihat adanya benda mengapung  yang tidak jauh dari saksi akan memancing, lalu melaporkan ke petugas yang sejak kemarin memantau keberadaan korban, langsung team pencari korban mendatangi TKP temuan korban, dan benar bahwa benda yang mengapung adalah jasad Korban Zaka Ria, selain ciri-ciri korban dan pakaian yang dipakai, juga keterangan dari orang tua korban yang sejak kemarin menunggu hasil pencarian," kata Iptu Udhiyono pada wartawan melalui ponselnya, Senin (1/5) pukul 10.35.

Seperti diketahui korban Zakaria (15) warga Trowulan Kabupaten Mojokerto sedang wisata di Pantai Serang Kec Panggungrejo Kabupaten Blitar bersama keluarganya pada Minggu (30/4), saat tengah bemain bersama kerabatnya berada di tepi laut sekitar pukul 10.00 ada sedikit gelombang, dan korban terseret arus laut pantai selatan, karena tidak bisa berenang.

Guna pemeriksaan, jenazah korban yang masih duduk di bangku SMP itu dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi Kabupaten Blitar.

"Sekitar pukul 08.00 lebih jasad korban dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo guna pemeriksaan medis sesuai rencana setelah pemeriksaan medis, korban diserahkan kepada pihak keluarganya, selanjutnya untuk dibawa ke Mojokerto, atas kejadian itu, Iptu Udhiyono menyampaikan kepada masyarakat atau para wisatawan untuk waspada dan kehati hatiannya saat berada di kawasan pantai, karena gelombang laut tidak dapat diprediksi," pungkas Udhiyono. Les

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…