Ponsel Tiba-Tiba Meledak, Anak Usia 9 Tahun di India Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Insiden ponsel meledak yang membuat seorang anak perempuan di India meninggal dunia. SP/ IND
Insiden ponsel meledak yang membuat seorang anak perempuan di India meninggal dunia. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Kali ini viral, terjadi insiden ponsel meledak yang membuat seorang anak perempuan di India yang berusia delapan tahun meninggal dunia. Peristiwa yang dialami Adithyashree terjadi pada 24 April lalu pukul 22.30 waktu setempat.

Menurut keterangan polisi setempat, Adithyashree mengalami luka parah di wajahnya akibat ledakan HP, yang juga menyebabkan jari tangan kanannya putus dan telapak tangannya patah.

HP yang meledak itu diyakini sebagai Redmi Note 5 Pro. Menurut ahli forensik ponsel tersebut sedang tidak dicas saat meledak, namun ponsel dalam keadaan overheating (panas) hingga bisa meledak.

Menurut orang tua korban, Ashok Kumar, saat ledakan itu terjadi putrinya sedang berada di rumah sambil ditemani neneknya. 

Sementara itu, sang nenek mengatakan Adithyashree saat itu sedang main game di ponselnya sambil berbaring di bawah selimut. 

Namun ada juga yang mengatakan ledakan itu mungkin terjadi saat Adithyashree menonton video dalam waktu lama.

Sang nenek menjelaskan ia sedang berada di dapur untuk mengambil makanan, dan begitu kembali ia mendengar suara ledakan yang keras. 

Setelah ledakan itu terjadi ia melihat cucunya tergeletak dalam keadaan berlumuran darah.

Ayah korban meminta penegak hukum untuk menyelidiki insiden ini secara menyeluruh. Menanggapi insiden tersebut, perwakilan Xiaomi India mengatakan pihaknya akan menyelidiki dan membantu penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang.

"Di Xiaomi India, keselamatan pelanggan merupakan hal paling penting, dan kami menanggapi hal ini dengan sangat serius," kata Xiaomi India dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Gizmochina, Selasa (02/05/2023).

"Kami bersama keluarga yang terdampak di masa sulit ini dan berharap untuk mendukung mereka dengan cara apapun. Masalah tersebut saat ini sedang diselidiki. Kami akan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk mencari tahu penyebab sebenarnya insiden ini dan akan mendukung mereka dengan cara appun," sambungnya. dsy/inetdc

Berita Terbaru

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…