Bayi Perempuan yang Baru Dilahirkan Meninggal Dunia, Ditinggal Pergi oleh Ibunya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat jasad bayi akan di bawa ke RSUD.Mardi Waluyo Kota Blitar. SP/Lestariono
Saat jasad bayi akan di bawa ke RSUD.Mardi Waluyo Kota Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar jalan Batam Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, pada Selasa (2/5) siang dikejutkan adanya bayi perempuan dengan kondisi meninggal dunia. Sementara posisi bayi yang berusia sekitar 22 jam itu berada di dalam kamar kos kosan di Jalan Batam Kel Karangtengah Kec Sananwetan Kota Blitar. 

Kejadian tersebut kini masih dilakukan penyidikan Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota.

Peristiwa itu menurut Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP AKP Achmad Rochan SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (3/5) siang, membenarkan bahwa Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota, kini mendalami laporan pemilik kos dimana posisi bayi perempuan ditemukan di tempat tidur dalam kamar kosan miliknya.

"Awal kejadian itu, menurut keterangan saksi yang kebetulan tetangga kos-kosan pada Senin (1/5) sekitar pukul 23.00 mendengar tangisan bayi di rumah kos kosan, sementara saksi sedikit kaget adanya tangisan bayi dalam rumah kos-kosan," terang AKP Rochan atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si.

Selanjutnya saksi melaporkan ke pemilik kos-kosan adanya suara tangisan bayi di rumah kos-kosan, dengan beberapa saksi pemilik kos mendatangi kamar RM dan didapati bahwa bayi perempuan sudah meninggal dan ada bercak bercak darah bekas RM melahirkan, sedang posisi bayi hanya diberi selimut dan jaket sebatas leher jadi dengan posisi kepala tidak terbungkus selimut.

"Setelah mengetahui posisi bayi di kamar RM sementara RM tidak ada, oleh pemilik kos-kosan dihubungi lewat WA dan disuruh kembali ke kos-kosan, menurut pemilik kos, setiap penghuni kos harus ikut grup WA, dan RM mengakui kalau itu anaknya dan RM pulang ke rumah orang tuanya di Panggungrejo Kab Blitar sejak Selasa subuh," tambah AKP Rochan.

Setelah RM datang langsung dibawa ke Polres Blitar Kota yang sebelumnya diajak melihat kondisi bayinya oleh pemilik kos-kosan yang turut disaksikan petugas Polsek Sananwetan dan Babinsa Koramil Sananwetan dan perangkat Kelurahan 

Dalam keterangannya, RM mengakui bahwa dirinya melahirkan bayi itu sendirian.

"Setelah kelahiran bayinya RM sempat menyusui bayi perempuanya, karena kelelahan habis melahirkan RM tertidur, tengah malam RM bangun dan melihat bayinya meninggal dunia, setelah diselimuti dengan jaket sebatas leher, jadi kepala tidak terbungkus, dan RM terus pulang ke orang tuanya, kini RM masih jalani pemeriksaan di unit PPA dan jasad bayi dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk divisum," pungkas AKP Rochan panggilan akrabnya. Les

Berita Terbaru

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…