Bahaya Telat Imunisasi Rotavirus, Anak Berisiko Menderita KIPI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi imunisasi vaksin pada anak. SP/ SBY
Illustrasi imunisasi vaksin pada anak. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemberian vaksin adalah tindakan medis yang sebaiknya diberikan pada bayi agar daya tahan tubuhnya optimal secara tepat waktu. Karena imunitas bayi pada masa ini belum berkembang secara matang, bayi yang tidak diberikan vaksin akan mudah tertular berbagai penyakit berbahaya dari lingkungan sekitarnya, salah satunya adalah melindungi dari bahaya infeksi rotavirus. 

Rotavirus merupakan jenis infeksi paling umum yang terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun. Ya, Moms, infeksi virus ini menyebabkan peradangan di perut dan usus.

Virus yang satu ini akan menyebabkan diare berat, muntah, demam, hingga sakit perut. Selain itu, virus ini juga bisa menyebabkan dehidrasi pada bayi dan anak kecil bahkan orang dewasa.

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) menyebut, untuk mencegah hal itu terjadi pada anak, sebaiknya orang tua tak lupa membawa anak untuk imunisasi rotavirus.

"Sehingga bayi terhindari dari rotavirus. Apalagi diare menyebabkan kesakitan dan kematian nomor dua di Indonesia," ujar Hartono dalam acara Pekan Imunisasi Dunia 2023 di Jakarta, dikutip Rabu (10/05/2023).

Menurutnya, setiap vaksinasi yang diberikan ke bayi sudah memiliki jadwal masing-masing. Jika imunisasi booster terlewat, umumnya imunisasi awal tidak hangus.

Namun ketentuan ini ternyata tak berlaku untuk imunisasi rotavirus. DIkarenakan jika terlambat memberikan imunisasi rotavirus pada anak bisa menimbulkan bahaya dan meningkatkan potensi efek samping yang timbul.

"Untuk vaksin yang lain, kalau ketinggalan, kita bisa kejar kapan pun. Tapi kalau untuk rotavirus ada umur maksimalnya," tuturnya.

"Jadi kalau dia (rotavirus) sudah lewat waktunya itu ada risiko. Risiko untuk menderita KIPI-nya. Nah, supaya enggak kelewatan bagaimana? Ya upayakan jangan terlambat. Makanya itu perlu smart mom untuk mengingatkan supaya tidak kelewatan ikuti jadwal imunisasinya," sambungnya.

 

Manfaat Vaksin Rotavirus

Vaksin rotavirus digunakan untuk melindungi anak dari radang saluran pencernaan yang disebabkan oleh virus rotavirus, biasanya ditandai dengan gejala diare akut, muntah, demam, sakit perut, dan nafsu makan minum berkurang. 

Sekarang sudah ada vaksin rotavirus yang dapat membantu membentuk kekebalan tubuh anak terhadap virus rotavirus. Di Indonesia terdapat dua jenis vaksin rotavirus, tiga dosis (pada usia 2, 4, dan 6 bulan) dan dua dosis (pada usia 2 dan 4 bulan) yang diberikan melalui mulut.

Jadwal Imunisasi Rotavirus

Pemberian dosis vaksin rotavirus yang pertama kali sebaiknya tidak lebih dari usia 15 minggu, dan dosis kedua tidak lebih dari usia 8 bulan (ada referensi lain yang menyebutkan 6 bulan), yang mana jarak ideal antara kedua dosis adalah satu bulan. 

Apabila anak sudah berusia lebih dari 8 bulan, tidak direkomendasikan untuk mendapatkan dosis vaksin rotavirus, karena sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan vaksin dapat bermanfaat untuk anak di atas 8 bulan, dan terdapat risiko reaksi terhadap vaksin dan risiko terjadinya penyakit intususepsi apabila diberikan kepada anak usia 8 bulan.

Tips Mencegah Infeksi Rotavirus

Jika Ibu melewatkan kesempatan atau terlambat untuk melindungi bayi terhadap penyebaran virus melalui vaksin, maka cara terbaik mencegah infeksi rotavirus adalah dengan selalu mencuci tangan sebelum bersentuhan dengan si kecil, mensterilkan botol dan dot bayi, dan menghindari kontak dengan orang sakit. dsy/kmp/hb/grd/alodk/helldk

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…