Berencana Implan Koklea, Telinga Kiri Boy William Tuli Total Sejak Lahir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Boy William. SP/ JKT
Boy William. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Konten Kreator berbakat, Boy William diketahui mengalami tuli total pada telinga kiri sejak lahir. Sempat ditawari memakai alat bantu pendengaran saat remaja, Boy William ternyata sudah terbiasa dengan kondisi yang sedang dialaminya sekarang

Menurut Boy, dirinya baru mengetahui hal itu ketika dipanggil orang tuanya namun Boy tidak merespon, hingga akhirnya Boy dibawa kerumah sakit dan diketahui dirinya mengidap gangguan pendengaran pada telinga kirinya. 

Kejadian tersebut baru diketahui oleh pihak keluarga saat Boy William berumur 5 tahun. Sehingga selama ini Boy William hanya bisa mendengar dengan satu telinga, yaitu telinga kanan-nya saja.

"Dokter sih suka rekomendasi, anak ibu kita pasangi semacam hearing aid atau sebagainya. Tetapi mungkin, kebetulan dari aku kecil belum ada tindakan untuk maju hearing aid," Jelas Boy William, Minggu (14/05/2023).

Penyebab Telinga Kiri Boy William Tuli Total

Boy menyebut terdapat dua kemungkinan penyebab telinga kirinya tak bisa dengar.

"Dulu ada beberapa kemungkinan pertama katanya aku masih bayi diajak naik pesawat tau kan naik pesawat dengang kupingnya bisa pecah atau apalah nggak ngerti," imbuh Boy.

"Yang keduanya ada yang bilang udah dari lahir cuman itu dia dulu kita orang tua nggak tau kaya orang orang di sini harus dicek. Jadi gue lahir sebagai bayi yang nggak dicek," lanjutnya lagi, dikutip Minggu (14/05/2023).

Karena kondisi tersebut, terkadang Boy William dianggap sombong oleh teman-temannya. Ia mengakui bahwa dirinya tidak bisa mendengar jika terdapat orang lain yang memanggil atau berbicara melalui telinga kirinya.

Boy William Berencana Pasang Implan Koklea

Kini, Boy William mempunyai keinginan untuk bisa mendengar melalui kedua telinganya. Dirinya memiliki harapan untuk segera melakukan implan koklea. 

"Aku berencana banget mau pakai koklea, nggak tahu kapan, tetapi aku mau belajar banyak dulu,"katanya lagi.

Menurutnya, prosedur ini cukup membuat Boy merasa penasaran dan ingin tahu lebih banyak terkait implan koklea. Meskipun dirinya tidak mengetahui kapan melakukan prosedur tersebut.

"Aku pengen ngerasain punya 2 pendengaran, selaiknya orang normal. Sesimpel bisa mendengarkan pakai dua headphone, karena selama ini hanya bisa dengar dari yang right (kanan), left (kiri)nya tidak terpakai, semoga dalam waktu dekat ini bisa tercapai," cerita Boy William.

"Dari dulu sebenarnya kepikiran mau pakai tetapi masih bimbang. Setelah mencari tahu koklea, aku pikir ini adalah produk yang tepat untuk aku coba," pungkasnya.

Apa itu Implan Koklea?

Dikutip dari Mayo Clinic, pada Minggu (14/05/2023), implan koklea merupakan sebuah alat elektronik yang meningkatkan pendengaran menjadi lebih baik. Prosedur ini dilakukan bagi orang yang mengalami gangguan pendengaran sehingga membutuhkan alat bantu dengar.

Implan koklea memiliki manfaat untuk meningkatkan pendengaran bagi penggunaannya dalam berkomunikasi. Prosedur ini dilakukan pada satu telinga atau kedua telinga tergantung gangguan pendengaran yang dialami. dsy/dc/sr/kps

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…