Jokowi: 345 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) kembali memperingatkan soal ancaman krisis pangan dan kelaparan di dunia. Hal itu dikarenakan akibat perubahan iklim dan perang yang terjadi hingga sekarang.

Menurutnya, sekitar 345 juta penduduk global akan terancam kelaparan karena krisis pangan saat ini.

"Hati-hati di sektor ini (pertanian) juga sekarang ini sangat rawan. Kita tahu krisis pangan di mana-mana 345 juta orang di dunia terancam kekurangan pangan dan kelaparan karena perubahan iklim karena perang," kata Jokowi saat Pencanangan Pelaksanaan Sensus Pertanian Tahun 2023 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2023).

Ia menuturkan, krisis pangan banyak terjadi karena dorongan perubahan iklim yang sangat cepat dan juga akibat panasnya iklim geopolitik dunia karena perang.

Kepala negara menjelaskan, sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis yakni menyumbang hingga 11,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Sensus pertanian ini menyangkut pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan semuanya dilakukan sensus itu," ujarnya.

Ia menilai, sektor pertanian tidak hanya memberikan kehidupan bagi masyarakat, tapi juga bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Sekitar 40 juta orang masyarakat Indonesia menggantungkan nasibnya di sektor pertanian.

"Oleh sebab itu sektor ini memiliki peran penting dan strategis ke depan. Ini juga sediakan lapangan kerja, 40 juta orang hidup di sektor ini, ini sudah 29�ri total angkatan kerja. Banyak sekali," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa 800 juta orang di dunia terancam kelaparan dan kekurangan pangan akut. Kemudian, lebih dari 300 juta orang di dunia sudah menghadapi kekurangan pangan akut dan kelaparan.

"Sekarang 300 juta lebih orang terancam kekurangan pangan akut dan kelaparan. Di beberapa negara sudah mulai, mulai, mulai, dan diperkirakan kalau tidak ada solusi bisa masuk ke 800 juta orang," ungkap Jokowi pada Agustus 2022 lalu. jk

Berita Terbaru

Long Weekend dan Libur Sekolah, Whoosh Beri Diskon 20%

Long Weekend dan Libur Sekolah, Whoosh Beri Diskon 20%

Minggu, 14 Jun 2026 18:35 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan bahwa periode long weekend dan libur sekolah merupakan salah…

Jepang Naikkan Suku Bunga Dalam 31 Tahun

Jepang Naikkan Suku Bunga Dalam 31 Tahun

Minggu, 14 Jun 2026 18:33 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dilansir dari Reuters, Minggu (14/6/2026), BOJ Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga kebijakan dari 0,75% menjadi 1%. Jika…

SIM Digital di Aplikasi Digital Korlantas

SIM Digital di Aplikasi Digital Korlantas

Minggu, 14 Jun 2026 18:31 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - SIM Digital berlaku saat ada pemeriksaan. Ini berbeda dengan SIM yang difoto menggunakan HP, tak punya kekuatan hukum saat…

COO Danantara, Berbunga Perubahan Investor

COO Danantara, Berbunga Perubahan Investor

Minggu, 14 Jun 2026 18:30 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, apresiasi pasar modal menjadi…

Komut PT Pertamina Kunjungi Terminal Ngurah Rai

Komut PT Pertamina Kunjungi Terminal Ngurah Rai

Minggu, 14 Jun 2026 18:27 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai,…

Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama Silaturahim ke Kantor PCNU Lamongan

Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama Silaturahim ke Kantor PCNU Lamongan

Minggu, 14 Jun 2026 18:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama (Kades NU) Kabupaten Lamongan, Minggu (14/6/2026) siang melakukan silaturahim ke kantor PCNU …