Keuangan BUMD Melambat, Biro Perekonomian Tunggu Tim Independent

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Biro Perekonomian Jatim Budi Rahardjo (tengah) didampingi Dirut PT PWU Erlangga Satriagung dan Direktur PT SIER Didik Prasetyono saat rapat bersama Komisi C akhir pekan lalu. Riko / SP
Kepala Biro Perekonomian Jatim Budi Rahardjo (tengah) didampingi Dirut PT PWU Erlangga Satriagung dan Direktur PT SIER Didik Prasetyono saat rapat bersama Komisi C akhir pekan lalu. Riko / SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kondisi Keuangan di sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur hingga saat ini masih belum menunjukkan performa menjanjikan. Sebaliknya, sejumlah persoalan keuangan baik itu operasional hingga permodalan membuat BUMD kurang maksimal mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut terungkap saat Komisi C DPRD Jatim mengundang rapat evaluasi seluruh BUMD Non Perbankan bersama Biro Perekonomian Provinsi Jatim, Kamis (11/5/2023). Sejumlah kendala dan kesulitan keuangan terungkap dalam rapat tersebut. Misalnya masalah aset Imbreng (Modal dasar) BUMD namun belum tercatat sebagai milik Pemprov Jatim.  

Kepala Biro Perekonomian Jatim Budi Rahardjo mengatakan, seluruh penjelasan BUMD akan kita kaji lagi untuk rapat berikutnya. “Nanti akan ada sesi lagi khusus termasuk dengan PWU. Mencari solusi apa yang bisa dibantu bersama dengan BPKAD yang memiliki catatan aset,” jelas Budi saat rapat bersama KOmisi C, Kamis (11/5/2023).

Terkait apa yang harus dan akan dilakukan upaya jangka pendek terhadap BUMD agar kinerjanya maksimal, Budi mengaku sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Termasuk dengan Tim Independent. “Salah satunya kita koordinasi dengan Tim Independent yang disitu ada Prof Nuh dan prof Mas’ud Said yang selalu memberikan masukan kepasa Ibu Gubernur,” terangnya. 

Budi mengakui, mayoritas BUMD di Jatim mengalami masalah keuangan. Baik permodalan maupun untuk operasional. Namun Pemprov Jatim tidak bisa serta merta menambah penyertaan modal. Karena keuangan di Pemprov ada regulasinya, setiap pengeluaran harus ada upaya dari DPRD yang harus kita ajak bicara. Apalagi ini tahun politik, sehingga dana banyak digunakanuntuk membiayai pemilu. Permintaan tambahan modal Sudah pasti tidak bisa di tahun APBD Perubahan Tahun 2023 ini, karena penyertaan modal harus di APBD Murni. “Maka kita perlu bahas lebih detail lagi, agar bisa dimasukkan di pengajuan Murni,” jelas Budi. Tahun ini hanya ada satu suntikan modal terhadap Perusahaa Daerah Air Bersih sebesar Rp 30 Miliar yang Sudah dibahas sejak tahun 2022 lalu. 

Mantan Pejabat Dinas Tenaga Kerja Prov Jatim ini memastikan, BUMD ini penting buat Pemprov. Tapi setiap kebijakan yang akan dilakukan harus mengikuti aturan-aturan diatasnya, seperti Permendagri dan Peraturan Pemerintah. “Masalah keuangan, saya kira hampir semua BUMD sama. Kecuali Perbankan, Petrogas dan SIER yang sudah bagus,” sebutnya.

Upaya pemprov, kata Budi, dalam 1-3 bulan ke depan pihaknya tidak hanya melihat kontribusi BUMD saja. Tapi progressnya seperti apa, prosesnya seperti apa juga akan dilihat secara serius. “Dalam jangka pendek, Sesuai penugasan dari Bapak Sekdaprov kita utamakan melihat progres setiap BUMD dalam rangka mencapai Bisnis yang baik. Kita monitoring setiap triwulan,” tegasnya.

Begitu juga terkati PT Jatim Krida Utama yang sudah dalam kondisi Off sejak tahun lalu. Sehingga Jatim Krida utama, tidak memenuhi persyaratan legal yang baru, karena mereka off usaha. “Untuk itu, JKU kita sedang cari solusi, Paling mudah akan menawarkan dan menjual sahamnya. Tapi problemnya siapa yang tertarik nih jika sahamnya dijual,” pungkasnya.

Sementara itu, Abdul Halim, Ketua Komisi C DPRD Jatim mengatakan terus mendorong Pemprov Jatim melakukan evaluasi kinerja BUMD dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Karena faktanya dari sekian BUMD, mayoritas justru sedang mengalami kendala masing-masing. “Satu persatu Dirut BUMD sudah kita tanya apa saja yang Sudah dilakukan dan bagaimana business plannya ke depan dalam mendukung peningkatan PAD,” jelas Halim, kemarin.

Ia mengakui banyak BUMD yang terkendala masalah keuangan. Baik itu untuk kebutuhan operasional maupun untuk belanja bahan baku ketika melakukan pengembangan usaha. Termasuk kendala BUMD yang tidak bisa melakukan pemanfaatan aset karena kendala aturan PP 54/2017 tentang BUM . “Jadi masih perlu kita pelajari semua penjelasan mereka, nanti akan ada pertemuan lagi dengan masing-masing BUMD, untuk cari solusi jangka pendek,” terang politisi Partai Gerindra ini.

Berikut Daftar BUMD Milik Pemprov Jatim.  PT Bank Jatim, PT BPR Jatim, PT Jamkrida Jatim, PT Jatim Grha Utama, PD Air Bersih, PT Petrogas Jatim Utama, PT Panca Wira Usaha Jatim, PTAskrida, PT  SIER (kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemkot Surabaya) dan PT Jatim Krida Utama (Off). rko

 

Tag :

Berita Terbaru

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Foto:          SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ketika kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dan mengubah lanskap kreativitas, Ponorogo membawa persoalan keberl…

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Coway International Indonesia memperkuat ekspansinya di luar kawasan Jabodetabek dengan menjadikan Surabaya sebagai salah satu p…

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap 17 September.  Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 …