Panglima TNI Digoyang Berita Hoax, Seolah Dukung Anies

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono mengakui saat ini beredar video hoax berdurasi 8 menit 2 detik. Video ini dinilai hasil editan video Panglima TNI dan kegiatan prajurit TNI dengan kegiatan olah raga Anies Baswedan. Dua kegiatan yang terpisah di edit seolah-olah dalam satu acara Partai NasDem. Padahal, lanjut Puspen TNI, kegiatan olahraga tersebut dilakukan Anies di Kopasus saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pihak TNI kini mengusut penyebar berita bohong (hoax) video dengan narasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama ribuan TNI deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai presiden 2024. "Proses hukum ditempuh karena kasus ini bukan yang pertama terjadi.

TNI pun membentuk tim khusus untuk mendalami kasus penyebaran hoax tersebut.

Betul membentuk tim khusus, kita punya Sat Siber. (Tim khusus) terdiri dari) Sintel TNI, Kababinkum, Puspom TNI, Puspen, Sat Siber," kata Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono, Jumat (19/5/2023).

 

Dua Tempat Berbeda

Penegasan TNI menepis video hoax itu sebelumnya disampaikan Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil dalam keterangan tertulis, Kamis (18/5/2023).

Video dengan narasi Panglima TNI memimpin deklarasi itu dipastikan rekayasa belaka.

"Video berjudul 'di pimpin langsung panglima yudo Margono !!' dipastikan merupakan informasi bohong atau hoaks," kata Aidil.

Aidil menjelaskan informasi yang termuat dalam video berdurasi delapan menit itu diedit seolah-oleh Panglima TNI mendeklarasikan Anies sebagai Presiden 2024. Padahal peristiwa itu terjadi dalam waktu dan tempat berbeda.

Kegiatan olahraga Anies Baswedan berlangsung di Kopassus pada 9 November 2019 sewaktu Anies menjabat Gubernur DKI Jakarta. Sementara itu, video Laksamana Yudo Margono merupakan kegiatan apel gelar pasukan kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut di JICT Tanjung Priok pada 23 November 2020.

 

Mendiskreditkan TNI

"Seragam Panglima TNI seharusnya menggunakan loreng baret hitam dan emblem Mabes TNI segi lima. Sementara dalam video tersebut, tampak Laksamana Yudo dengan seragam loreng baret biru dan emblem logo TNI AL. Bisa dipastikan, video tersebut saat beliau masih menjabat KSAL," tegas Aidil.

Terdapat pula narasi yang seakan-akan disampaikan seorang prajurit TNI AD berpangkat kolonel. Kolonel tersebut memakai masker sehingga tidak terlihat gerak mulutnya.

"Dipastikan kalimat yang diucapkan bukan dari mulut kolonel tersebut. Penyuntingan (editing) yang dilakukan oleh editor Menara Istana membuat kolonel tersebut seolah-olah mengucapkan yang dinarasikan," ujarnya.

Penyebaran hoax berulang itu diduga punya niat khusus untuk menyerang dan mendiskreditkan TNI. Dia menegaskan TNI menjunjung netralitas terkait penyelenggaraan Pemilu. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tradisi ziarah ke makam para leluhur dan mantan pemimpin Kabupaten Madiun kembali dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun seb…

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Balongmacekan, Kecamatan Tarik, menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj.) Kepala Desa…

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, Kelurahan Wates Kecamatan Magersari berhasil meraih Juara II …

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membongkar modus baru penyelundupan narkotika jaringan internasional asal Thailand dengan menyita 3…

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja melalui Edukasi Ergonomi bagi Awak Saran, untuk itu  PT Kereta Api Indonesia …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kemendidasmen Dorong Pemetaan Murid Manajemen Talenta Jenjang SMA

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kemendidasmen Dorong Pemetaan Murid Manajemen Talenta Jenjang SMA

Kamis, 02 Jul 2026 15:35 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Humas SMA Negeri 9 Surabaya, Chusnawirya Kurnia Devi bersama waka kesiswaan SMA Negeri 9 Surabaya, Muhammad Royhan, dan  tiga …