Hati-Hati: Fasilitas yang Disediakan di Kamar Hotel Diklaim Tidak Higienis, Fakta atau Mitos?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fasilitas pembuat kopi di kamar hotel diklaim tidak higienis. SP/ SBY
Fasilitas pembuat kopi di kamar hotel diklaim tidak higienis. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi traveler yang suka berpergian pasti sudah tidak asing dengan rumor dan isu yang beredar terkait penggunaan mesin pembuat kopi di kamar hotel yang diklaim tidak higienis.

Hal tersebut diungkap oleh salah satu petugas kebersihan hotel, Tara Bee melalui melalui akun TikTok @_sourqueen yang menyebut membuat kopi dengan mesin kopi di kamar hotel sebaiknya dihindari lantaran menurutnya alat pembuat kopi yang disediakan untuk tamu sangat tidak higienis.

"Benda yang tidak akan saya gunakan di kamar hotel adalah teko kopi atau peralatan berbahan kaca apa pun," ujarnya, dikutip Rabu (24/05/2023).

"Biasanya, petugas kebersihan kamar hanya membilas peralatan itu di wastafel kamar mandi dan mengeringkannya dengan kain yang sama yang mereka gunakan untuk membersihkan kamar mereka yang lain," ujar dia lagi.

Oleh karena itu, menurutnya setelah minum kopi yang dibuat dari alat pembuat kopi di kamar hotel, perutnya tidak enak 

Mayoritas Traveler Enggan Gunakan Mesin Pembuat Kopi atau Teko Kamar Hotel

Selama bertahun-tahun, banyak orang yang menyebutkan bahwa mesin pembuat kopi ataupun teko yang disediakan di hotel adalah benda yang paling tidak higienis dan tidak menyenangkan yang biasa ditemui di hotel.

Sebenarnya, sempat terungkap bahwa ada tamu menggunakan ketel untuk mencuci pakaian mereka, ada yang mencelupkan pakaian dalam dan kaus kaki ke dalam air mendidih. Pengguna forum Reddit bahkan bilang mesin pembuat kopi layaknya mesin cuci pakaian.

"Mesin pembuat kopi itu selayaknya miniatur mesin cuci pakaian," tulis seseorang baru-baru ini di Reddit, dikutip Rabu (24/05/2023).

Apakah mitos yang mengerikan itu benar atau tidak sulit untuk diverifikasi, karena sedikit orang yang telah melakukan cara membersihkan aneh tersebut bersedia mengungkapkan secara publik terkait apa yang telah mereka lakukan.

Caroline Newton, seorang ahli perjalanan, baru-baru ini menulis di Bon Appetit, bahwa resiko hal itu terjadi membuat dirinya merasa tidak ingin lagi menggunakan mesin tersebut.

"Apakah orang benar-benar menggunakan teko kopi sebagai mesin cuci pribadi, legenda ini sudah cukup bagi saya untuk tidak menggunakan teko kopi hotel lagi," tulisnya.

"Rencanaku: berinvestasi dalam deterjen piring ukuran perjalanan dan membersihkan teko kopi (serta mug dan gelas) dengan baik jika saya benar-benar harus minum dari tempat itu-atau saya akan mencari kopi di tempat lain," katanya.

Klarifikasi Pekerja Hotel Lain Terkait Isu Kebersihan Kamar Hotel

Seorang pekerja hotel lainnya, yang bernama Evangeline, baru-baru ini menjelaskan dalam sebuah video viral bahwa dia tidak akan pernah menggunakan remote TV di hotel tanpa membersihkannya terlebih dahulu dengan lap antibakteri, karena dia ingin memastikan bahwa barang tersebut bersih sebelum mulai mengganti saluran televisi.

Namun, bahkan remote control pun bukan bagian yang paling kotor di dalam kamar.

Evangeline mengatakan bahwa satu hal yang tidak pernah dia sentuh adalah selimut tempat tidur yang sering terletak di ujung tempat tidur, karena dia selalu melemparkannya ke lantai begitu dia masuk ke dalam kamarnya.

Ia mengklaim bahwa beberapa hotel membersihkan sprei secara teratur, tapi ada oknum yang membiarkannya tanpa mencuci hingga satu tahun, dan menjadikan barang itu sebagai bagian paling kotor dalam ruangan.

Dalam sebuah video di akun Tiktoknya, @queenevangeline, dia membahas lima hal yang tidak akan pernah dia lakukan di hotel setelah bekerja di hotel itu sendiri. 

"Saya tidak akan pernah duduk di seprai, saya tidak akan pernah membuat diri saya nyaman di seprai. Benda itu saya lepas begitu saya masuk ke hotel. Barang itu jarang dicuci," ujarnya, dikutip Rabu (24/05/2023). dsy/tdc

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…