Bikin Heboh! Bule Wanita Pamer Kelamin di Bali, Polisi: Dia Depresi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bule asal Denmark yang viral pamer kelamin kini diamankan pihak imigrasi di Denpasar Bali. SP/ BLI
Bule asal Denmark yang viral pamer kelamin kini diamankan pihak imigrasi di Denpasar Bali. SP/ BLI

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - Warga Bali sempat diresahkan adanya perilaku bule wanita berkewarganegaraan Denmark berinisial CAP yang tiba-tiba nekat memamerkan kelaminnya di jalanan publik saat menaiki motor bersama kekasihnya.

Aksi nekat bule wanita tersebut kini viral di media sosial. Dilihat dari video yang dibagikan akun Instagram @lambe_turah, tampak sepasang bule perempuan dan lelaki tengah naik motor. Keduanya terlihat terlibat sebuah perdebatan dengan orang yang diduga merekam dengan kamera ponsel.

Setelah berdebat, bule perempuan yang duduk di boncengan membuka kedua pahanya dan memamerkan alat kelaminnya pada orang yang merekam. Sambil menunjuk ke sesuatu yang ada di antara kedua pahanya, bule tersebut tertawa-tawa, seolah tak keberatan alat kelaminnya diekspos seperti itu.

Beruntung, bule lelaki yang diduga adalah pasangannya, buru-buru menutup paha perempuan tersebut, sambil terus berdebat dengan orang yang merekam keduanya. 

Akhirnya, keduanya sudah diamankan oleh polisi setempat. Diketahui, motif bule wanita asal Denmark nekat melakukan aksinya lantaran depresi. 

"Yang bersangkutan kebetulan pulang dari bar di daerah Seminyak, kemudian bertemu dengan orang (dan) menceritakan tentang bagaimana situasi kepada pariwisata Thailand dan akhirnya perempuan memperlihatkan alat kelaminnya, kemudian dilarang oleh laki-laki," jelas Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo, Selasa (06/06/2023).

Kini, kondisi psikologi CAP masih dalam proses observasi di Rumah Sakit Umum Prof Ngoerah, Denpasar. Perempuan berusia 50 tahun itu sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi oleh kepolisian.

"Yang bersangkutan depresi dan sekarang masih observasi di RSUP Sanglah, observasi psikolog," kata lagi.

Bambang menyebut Konsulat Denmark mengirim dokter untuk terlibat dalam observasi ini. Nantinya, lanjut Bambang, hasil observasi kejiwaan CAP akan disampaikan ke publik.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Denpasar Kompol Losa Lusiano Araujo menepis anggapan tersangka CAP pura-pura depresi. Dia menuturkan dugaan CAP depresi adalah berdasarkan pemeriksaan medis.

"Kalau dibilang pura-pura, nggak ya. Karena kami berdasarkan pemeriksaan dokter dan pihak rumah sakit menyampaikan juga agar yang bersangkutan stay di rumah sakit untuk diobservasi lebih lanjut selama beberapa hari atau beberapa minggu sampai membaik," terang Losa.

Saat ini, kedua bule tersebut telah ditangkap oleh pihak imigrasi setempat, dan akan dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya. dsy/dc/sr

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…