Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Amankan 3 WNA Gunakan Paspor Abal-abal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Kanwil Kemenkum dan HAM Junaedi SH saat menyampaikan rilis. SP/Lestariono
Kabid Intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Kanwil Kemenkum dan HAM Junaedi SH saat menyampaikan rilis. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kantor Imigrasi Non TPI Klas II Blitar dalam kurun waktu 3 bulan berhasil ungkap dan tangkap 3 WNA, yakni dua orang warga negara Pakistan dan 1 warga Singapura. Kini ke 3 WNA masih dalam penyelidikan pihak Intel Dakim Imigrasi Klas II Blitar. 

Hal itu disampaikan oleh Junaedi SH selaku Kabid Intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Kanwil Kemenkum dan HAM Jawa Timur dalam konferensi pers pada Senin (19/6).

Dalam keterangannya pria bertubuh tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa dari penyelidikan dan pemeriksaan dua WNA asal Pakistan yakni IM (39) dan WM (24)  itu masuk ke Indonesia melalui jalur tikus lewat teluk Dumai, mereka hanya mengantongi fotocopy paspor untuk IM bernomor BV 1220374 dan WM dengan nomer FB 0844301. “Dan mereka berdua saat diamankan berdomisili di Desa Kaligambir Kec Panggungrejo Kabupaten Blitar, dan IM sudah menikah dengan warga desa setempat," terang Junaedi.

Sebelumnya pihak Kanim Klas II Blitar menerima informasi dari warga masyarakat selanjutnya koordinasi dengan team PORA (Pengawasan Orang Asing) dan Polsek Panggungrejo, ketua RT dan kantor desa Kaligambir, akhirnya IM dan BW berhasil diamankan.

Masih menurut Junaedi yang didampingi Kabid Perizinan dan Informasi ke Imigrasian, Kasi Intel Dakin Kanim Kelas II Blitar dan Kepala Kamin II Non TPI Blitar Arif Yudhistiro, menyampaikan, selain dua warga Pakistan, pihaknya juga menangkap WNA asal Singapura MB (66) yang kini berdomisili di Kab Pacitan bahkan menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Kab Tulungagung, sedang MB ini mempunyai 3 paspor yang diterbitkan dari Kediri dan Malang, juga memalsukan paspor milik Y warga Pacitan. 

"Untuk MB ini warga Singapura lahir di Kampong Pachitan of Changi Singapore, tanggal 25 September 1956, sedang dalam paspor yang dipegang MB ini adalah paspor atas nama Y warga Pacitan Jawa Timur kelahiran 9 Februari 1973, perlu diketahui di Singapore ada kampung Pachitan of changi, jadi bukan Pacitan Indonesia," terang Arif Yudistiro Kanim Klas II Blitar menambahkan.  

Lebih rinci Arif Yudistiro menerangkan bahwa MB ini juga menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Tulungagung sejak beberapa tahun lalu, saat diamankan MB berada di Tulungagung.

"Jadi MB gunakan paspor palsu atas nama Y warga dan kelahiran Pacitan Jawa Timur, dipalsukan 3 paspor atas nama Y itu, kini masih kita lakukan penelitian terhadap MB karena  melanggar Pasal 83 ayat 1 huruf a dan b tentang UU RI Nomor 6 tahun 2011 dengan ancaman pidana 5 tahun dan denda Rp 500 juta, untuk barang bukti ke tiga WNA kita amankan guna proses lebih lanjut," pungkas Yudhistiro sambil menyalami wartawan berpesan jaga kesehatan untuk rekan rekan. Les

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …