Pembangunan Galeri Soekarno Kecil di Kota Mojokerto, Menko PMK Beri Lampu Hijau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menko PMK Muhadjir Effendy usai kegiatan HUT Kota Mojokerto ke-105. SP/Dwy AS
Menko PMK Muhadjir Effendy usai kegiatan HUT Kota Mojokerto ke-105. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Rencana Pemerintah Kota Mojokerto untuk membangun galeri Soekarno Kecil di SDN Purwotengah mendapat dukungan penuh dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Muhadjir mengungkapkan ia mengapresiasi rencana Pemda untuk merekonstruksi rekam jejak presiden pertama RI, Ir. Soekarno di Kota Mojokerto. Pasalnya ini selaras dengan tujuannya untuk melacak jejak Sang Proklamator Soekarno selama berada di Jawa Timur.

"Memang kita ingin merancang, kita sudah diskusi juga ke Dirjen Kebudayaan untuk melacak jejak-jejak Soekarno selama berada di Jawa Timur, kemudian nanti kita lanjutkan di Bandung ini akan kita rekonstruksi sebagai sebuah petilasan proklamator termasuk ini (Galeri Soekarno Kecil)," jelasnya usai kegiatan HUT Kota Mojokerto ke-105 dan mengunjungi SDN Purwotengah, Selasa (20/6/2023).

Rencana pembangunan galeri Soekarno Kecil di sekolah Ongko Loro juga akan disupport penuh oleh Menko PMK. Mantan Rektor UMM Malang ini berharap dalam pembangunan galeri dalam hal ini Pemda juga melengkapi perpustakaan di kawasan tersebut.

Apalagi, adanya perpustakaan nanti dapat mendorong anak-anak untuk tempat rekreasi edukasi.

"Karena itu saya akan support dan baiknya juga dilengkapi perpustakaan Nasional nanti kita koordinasikan, jadi ada perpustakaan Soekarno di Mojokerto seperti yang ada di Blitar," bebernya.

Menurutnya, pembangunan galeri Soekarno Kecil yang menjadi cita-cita Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dapat segera terwujud.

"Mudah-mudahan tujuan mulia dari Bu Walikota untuk bisa merealisasikan cagar budaya sekaligus galeri Soekarno bisa terealisasi," ungkapnya.

Sekolah Ongko Loro adalah tempat Soekarno kecil saat menimba ilmu di Kota Mojokerto.

Bung Karno semasa kecil pernah bersekolah di Kota Mojokerto antara tahun 1907-1912 yakni di sekolah rakyat Ongko Loro dan Europesche Lagere School (ELS), pada tahun 1911 yang kini menjadi SMPN 2 Kota Mojokerto.

"Ini saya kira suatu cita-cita Bu Wali kota ini harus kita support bahwa Kota Mojokerto punya sejarah yang cukup besar pada waktu Bung Karno masa kecil, mulai dari Sekolah Ongko Loro, Sekolah ELS dan pindah ke Surabaya," ucap Muhadjir.

Dia juga menyinggung terkait anggaran pembangunan galeri Soekarno Kecil dari Pemerintah Pusat maupun dari APBD Kota Mojokerto.

Galeri Soekarno Kecil juga akan terangkai dengan jejak-jejak Bung Karno di berbagai tempat misalnya Peneleh di Surabaya dan Bandung.

"Termasuk dana yang masih terkunci nanti kita koordinasikan (Dirjen Kebudayaan), saya akan bantu mudah-mudahan sukses," terangnya.

Muhadjir mengatakan bangunan Sekolah Ongko Loro ini masih autentik yang keasliannya masih terjaga sebagai tempat cagar budaya. Apalagi,keberadaan galeri Soekarno Kecil di Kota Mojokerto juga dirasa sangat tepat.

"Tadi sudah kita sampaikan kita koordinasikan ke Dirjen Kebudayaan, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat kemungkinan Multi Years, tadi juga Bu Walikota menyampaikan untuk APBD-nya sementara belum, kita doakan semoga PAD-nya segera naik sehingga nanti bisa dialokasikan," tandas Muhadjir.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan sekolah Ongko Loro tempat Soekarno kecil menimba ilmu merupakan bangunan asli belum mengalami banyak perubahan.

Selain dua sekolah yaitu sekolah Ongko Loro dan ELS (SMPN 2 Kota Mojokerto) juga masih ada enam jejak sejarah Soekarno di Kota Mojokerto.

"Jadi total ada 7 (Sejarah Soekarno) ini kami dari sumber penyambung lidah rakyat dalam buku tersebut ada tujuh jejak ini yang diceritakan secara detail dan sudah kami pasang tanda dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sehingga memudahkan wisatawan," ujar Ning Ita.

Ditambahkannya, SDN Purwotengah sudah direncanakan dengan membuat perencanaan fisik hingga desain konten untuk pembangunan galeri Soekarno Kecil.

Pemda juga telah mengusulkan bangunan SDN Purwotengah sebagai tempat cagar budaya yang direkomendasikan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

"Sehingga ke depan kami sangat membutuhkan support dari jajaran Menko PMK dan Kemendikbud (Dirjen Kebudayaan) untuk bisa mewujudkan impian kami, cita-cita kami menjadikan SDN Purwotengah sebagai galeri Soekarno Kecil," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…