Jadi Korban Jambret, Emak-emak Tersungkur dari Motornya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban saat mendapat perawatan pasca menjadi korban jambret. SP/Lestariono
Korban saat mendapat perawatan pasca menjadi korban jambret. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar persawahan di Lingkungan Jenglong Kelurahan Kaweron Kecamatan Talun Kab Blitar pada Selasa (20/6) pagi sekitar pukul 08.00 dikejutkan teriakan minta tolong dari wanita di jalan area persawahan Lingkungan Jenglong. Spontan warga yang sedang aktivitas di persawahan mendatangi suara teriakan minta tolong, sesampai di TKP ternyata ada ibu-ibu terkapar di bawah motor yang di kendarai.

Menurut keterangan saksi, bahwa korban yang sehari-harinya dipanggil Bu Hesti warga Perum Permata Bening Kel Jenglong ini ternyata jadi korban jambret. Korban dijambret saat membonceng putrinya berusia 5 tahun. Akibatnya, korban bersama putrinya itu terjatuh dari motor, korban alami luka pada kepala dan pingsan, sementara putrinya alami lecèt pada dahi kanan.

Peristiwa penjambretan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Gananta pada wartawan. Menurut AKP Gananta, ketika  korban kendarai motor bersama putrinya di jalan kampung dari arah Utara menuju Selatan, saat itu korban dipepet seorang laki-laki berkendaraan motor dan mengambil tas selempang milik korban dengan cara ditarik. 

"Pelaku mengambil paksa tas selempang milik korban, yang mengakibatkan korban jatuh bersama motornya, korban sempat teriak minta tolong, kini masih kita dalami dan lakukan penyelidikan kejadian tersebut," terang AKP Gananta atas ijjn Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti S.IK.

Masih menurut mantan Kasat Reskrim Polres Tuban ini, menurut keterangan saksi MP (42) bahwa saksi mengetahui pelaku kendarai motor Jenis N-Max warna Hitam setelah kejadian itu pelaku yang memakai jaket hitam dan memakai Helm warna merah langsung lari kabur ke arah Selatan.

"Karena kondisi korban alami cedera pada tubuh dan kepala oleh masyarakat langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi juga putrinya guna perawatan, semntara korban belum kita mintai keterangan, hanya beberapa saksi ketika mengetahui dan menolong korban, untuk nopol pelaku belum diketahui, juga kerugian material korban belum diketahui, karena masih dalam perawatan," pungkas AKP Gananta. Les

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…