Sebagian Pedagang Pasar Srimangunan Bakal Direlokasi ke Pasar Margalela

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar Margalela Kabupaten Sampang. Foto: Pemkab Sampang.
Pasar Margalela Kabupaten Sampang. Foto: Pemkab Sampang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) bakal merelokasi Pedagang di Blok C1 yang ada di Pasar Srimangunan.

Pedagang blok C1 itu terdiri dari pedagang basah, mulai dari sayur, ikan dan lainnya. Pedagang tersebut akan direlokasi atau dipindah ke Pasar Margalela 1 dan 2 di jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan pada bulan Agustus mendatang.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Diskopindag Kabupaten Sampang, Chairijah. Chairijah menuturkan rencana relokasi bulan Agustus 2023 itu menindaklanjuti Keputusan Bupati Sampang nomor 188.45/479/KEP/434.012/2019 tanggal 26 Nopember 2019 tentang Penarikan dan Penataan Ulang Penggunaan Fasilitas Pasar Margalela 1 milik Pemkab Sampang.

Selain itu, juga menindaklanjuti Keputusan Bupati Sampang nomor 188.45/58/KEP/434.13/2023 tanggal 21 Januari tahun 2023 tentang Tim Koordinasi Percepatan Relokasi serta Penataan Pasar Srimangunan dan Penataan.

Ia mengaku sebenarnya rencana itu sudah lama jauh sebelum menjabat sebagai Kepala Diskopindag.

“Betul bulan Agustus 2023 ke Pasar Margalela 1 dan 2. Pedagang sudah saya kirim Surat Pemberitahuannya,” kata Chairijah, Jumat (21/7/23).

Surat pemberitahuan tersebut bernomor 510/756/434.212/2023, tertanggal 17 Juli 2023, yang ditandatangani oleh Chairijah.

Rencana relokasi sejumlah pedagang pasar Srimangunan ke pasar Margalela tersebut menuai pro dan kontra. Sebagian pedagang yang hendak direlokasi mengaku keberatan jika harus meninggalkan kios yang sudah bertahun-tahun mereka tempati.

Penolakan tersebut disampaikan oleh sejumlah pedagang dengan mendatangi kantor Diskoperindag Kabupaten Sampang. Para pedagang Srimangunan ditemui langsung oleh Chairijah.

Pihaknya menegaskan bahwa relokasi harus dilakukan. Pasalnya, kondisi pedagang di Pasar Srimangunan sudah overload.

“Kami melihat selama ini pedagang di pasar Srimangunan sudah overload. Dalam artian sudah tidak seperti pasar yang sehat terutama di blok C yang mayoritas berjualan ikan dan sayuran yang basah,” ujarnya.

Maka dari itu, dipindah ke Pasar Margalela yang kondisi pasarnya lebih bagus dan bersih, sehingga akan menjadi pasar sehat.

“Sementara di pasar Margalela kondisinya bangunannya lebih bagus dan bersih. Untuk itu, para pedagang basah Srimangunan akan direlokasi kesana. Sudah di data semua dan saya sudah turun cek ke lokasi pedagang yang akan direlokasi,” terangnya.

Tak hanya itu, lokasi Pasar Margalela berada di dalam kota dan pinggir jalan raya sehingga sangat mudah diakses oleh masyarakat Sampang.

Di samping itu, kondisi bangunan Pasar Margalela masih baru, karena sejak empat tahun terakhir belum ditempati. Alhasil, tidak ada pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) dari Pasar Margalela. Sedangkan biaya pembangunan pasar menghabiskan dana yang tidak sedikit, bahkan mencapai miliaran rupiah.

Chairijah berharap para pedagang bisa melaksanakan arahan pemerintah dengan tertib sehingga Pasar Margalela dapat diperuntukkan sebagaimana mestinya. spg

Berita Terbaru

Tebing Ampelgading Longsor Diguyur Hujan, Jalan Nasional Malang - Lumajang Dialihkan

Tebing Ampelgading Longsor Diguyur Hujan, Jalan Nasional Malang - Lumajang Dialihkan

Senin, 02 Nov 2026 13:18 WIB

Senin, 02 Nov 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Tebing di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, longsor pasca diguyur hujan deras hingga semalaman, mengakibatkan…

Dibuka Awal November 2026, Dishub Kebut PJU di Jembatan Sentong Bondowoso 

Dibuka Awal November 2026, Dishub Kebut PJU di Jembatan Sentong Bondowoso 

Senin, 02 Nov 2026 12:56 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat melaporkan Jembatan Sentong direncanakan…

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai meluncurkan deklarasi 10 Desa…

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ribuan para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Tulungagung terancam dicabut haknya lantaran kedapatan…

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…