Mitos Penunggu Gunung Lawu, Konon Bisa Berubah Wujud Jadi Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan Gunung Lawu Via Cetho. SP/ MGT
Penampakan Gunung Lawu Via Cetho. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Gunung yang ada di Pulau Jawa berkaitan erat dengan sejarah kerajaan zaman dahulu. Selain bisa menikmati keindahannya yang memukau mata, sebuah gunung juga kental dengan hal-hal yang berbau mistis.

Selain itu, sisi misteri gunung yang berada di perbatasan wilayah provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah ini selalu menarik perhatian publik luas, termasuk binatang-binatang yang diyakini sebagai binatang gaib penunggu gunung yang dahulu bernama wukir Mahendra ini.

Para pendaki gunung seringkali mengalami kejadian yang mengerikan, mulai dari melihat penampakan sampai tersesat di hutan. 

Sebagai kawasan hutan lindung, Gunung Lawu memang dihuni berbagai jenis binatang, mulai dari beragam jenis burung, primata, sampai mamalia besar dan kecil bisa dijumpai di sana. 

Menurut cerita, Prabu Airlangga sering kali mencari petunjuk di gunung ini. Masyarakat juga percaya gunung ini memiliki makhluk mitos yang merupakan jelmaan sosok gaib.

Burung Jalak Lawu

Pendaki yang menjelajahi Gunung Lawu pasti sudah pernah mendengar soal makhluk misterius ini. Cerita ini dimulai dari legenda Prabu Brawijaya yang diberi petunjuk arah oleh seekor jalak yang menjelma menjadi prajurit menuju ke puncak gunung.

Burung Jalak ini dipercaya merupakan penunggu Gunung Lawu dan tidak boleh diganggu, apalagi dibunuh. 

Penunggu Gunung Lawu yang menjelma menjadi burung jalak tersebut sering membantu para pendaki yang tersesat. Oleh karena itu, jika kamu bertemu dengan burung jalak berwarna gading, jangan pernah mengusik atau berniat untuk menangkapnya.

Kiyongko: Kelabang Mitos di Gunung Lawu

Jangan berharap Anda bisa menemukan makhluk misterius ini secara sengaja. Justru makhluk ini akan muncul secara tiba-tiba untuk menyampaikan pesan kepada pendaki agar menjaga lingkungan dan sumber air di Gunung Lawu.

Menurut mitos yang beredar, Kiyongko adalah makhluk pembawa bencana yang menutup sumber mata air di Gunung Lawu. Tidak lama kemudian, ia berhasil ditaklukkan oleh seorang petapa sakti yang bernama Ki Ageng Sabuk Janur. Setelah penaklukkan tersebut, Kiyongko dijadikan sebagai penjaga sumber air di Gunung Lawu.

Macan Lawu

Macan Lawu dianggap keramat oleh masyarakat sekitar. Macan misterius ini bisa muncul secara tiba-tiba dan yang menemukannya sering mengalami kejadian mistis.

Selain itu, di Gunung Lawu juga terdapat patung harimau yang terletak di jalur pendakian Cemoro Kandang. Konon patung yang dijuluki Eyang Singo Sinebahing Dilah ini kerap dijadikan pemujaan untuk orang yang meminta kekuatan gaib. dsy

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …