Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dorong Pembangunan Karakter Anak Sejak Usia Dini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Muhdlor saat berangkatkan pawai anak
Bupati Gus Muhdlor saat berangkatkan pawai anak

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Meriah. Kata itu tergambar pada pawai anak memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) ke 39 Tahun 2023 yang diberangkatkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IP di Taman Nagoya Perum Puri Surya Jaya, Sabtu (5/8/2023). 

Kegiatan yang digelar Kecamatan Gedangan pertama kalinya itu diikuti 1.500 peserta. Mereka berasal dari 125 Lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Gedangan. Pakaian yang dikenakan bermacam-macam. Tidak terkecuali Camat Gedangan Inneke Dwi Setyawati, S.STP yang juga mengenakan pakaian adat suku Dayak. Pawai dibuka dengan penampilan drumband dari SLB Negeri Gedangan Provinsi Jawa Timur. 

Gus Muhdlor panggilan akrab bupati Sidoarjo dalam sambutannya menyampaikan agar moment seperti ini dapat dijadikan upaya membentuk karakter anak. Karakter anak yang menerima perbedaan. Karakter yang nantinya dapat menjaga perbedaan. 

"Dengan melihat busana yang berbeda-beda termasuk Camat dan jajarannya yang mengenakan kostum adat Dayak ini tadi harus menjadi pembangunan karakter bagi semuanya bahwa sejatinya memang kita diciptakan berbeda-beda," ujarnya. 

Gus Muhdlor juga berharap moment kali ini tidak hanya sekedar acara seremonial belaka. Namun dapat menjadi daya ungkit perkonomian. Seperti dengan tumbuhnya pengerajin busana adat daerah serta penyewaan busana. 

"Daya ungkit secara ekonomi dapat dilakukan lewat kegiatan seperti ini, kemudian wawasan kebangsaan serta pembentukan karakter anak-anak menjadi bagian penting tujuan acara pawai seperti ini diselenggarakan," ucapnya. 

Untuk itu dalam kesempatan itu Gus Muhdlor mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh lembaga TK RA/PAUD yang ikut berpartisipasi dalam menyemarakkan acara kali ini. Penghargaan setinggi-tingginya itu ia sampaikan kepada seluruh guru, baik RA/IGRA/IGTKI serta Dharma Wanita yang ikut meramaikan acara pada hari ini.

"Kami sampaikan bahwa Presiden sudah menyampaikan Visi Indonesia Emas Tahun 2045, yang harus kita pastikan bersama kita bukan hanya mencetak anak yang pintar dan bukan harus mencetak anak-anak yang punya keahlian namun kita harus mencetak anak-anak yang punya akhlak, yang punya wawasan kebangsaan yang kuat demi Indonesia Emas tahun 2024," ungkapnya. 

"Dan matur suwun sanget atas undangannya, semoga dengan moment ini menjadi pondasi awal kita mencetak blue print baru anak-anak kita yang bisa berdikari, yang bisa berguna bagi bangsa, agama dan negara kelak nanti, aamiin," pungkasnya. 

Sementara itu Camat Gedangan Inneke Dwi Setyawati menyampaikan jika kegiatan kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-39. Selain diselenggarakan pawai anak, juga di selenggarakan Workshop bagi guru PAUD yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus mendatang. 

"Lomba pawai ini sejatinya kami diselenggarakan untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada anak-anak kita, di samping itu juga untuk aktualisasi dimana kegiatan ini diikuti di setiap desa karena kami ingin melihat eksistensi Bunda PAUD dari setiap desa yang mulai tahun lalu sudah terbentuk," ucapnya. 

Camat Gedangan Inneke yang sekaligus sebagai Bunda PAUD Kecamatan Gedangan itu memberikan apresiasi kepada semua pihak. Kegiatan pawai anak yang berjalan lancar dan meriah tersebut berkat dukungan lembaga-lembaga PAUD yang ada di desa-desa di Kecamatan Gedangan. Kolaborasinya bersama Wali Murid serta Pokja PAUD patut diacungi jempol. Ia juga ucapkan terima kasih kepada kepala desa yang sudah memfasilitasi kegiatan para Bunda PAUD di desanya masing-masing. 

"Terima kasih yang tak ternilai juga kepada para Bunda PAUD dan lembaga PAUD sudah berkolaborasi bekerja sama untuk tampil pada hari ini dalam rangka memperingati Puncak Hari Anak Nasional di Kecamatan Gedangan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat pada kita semua dan semoga di tahun depan akan lebih baik lagi," ucapnya. Sg

Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…