SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - SMK Negeri 1 Sooko terus mengukir prestasi gemilang dalam mewujudkan Pendidikan Vokasi Berstandar Nasional dan Internasional.
Terbukti, Pada tahun ajaran 2023/2024, SMKN yang terletak di Jalan RA Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini sukses mendulang prestasi di tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional.
Capaian prestasi tersebut antara lain, juara lomba LBB Mahapatih 2 Tingkat Provinsi Jawa Timur untuk Mula Beregu dan Peleton Terbaik, juara debat pentas PAI tingkat Kabupaten Mojokerto serta juara 2 lomba kreasi busana tingkat SMA/SMK se Kabupaten Mojokerto.
Selain prestasi akademis, tahun 2023 ini, SMKN I Sooko juga sukses memperluas jalinan kemitraan dengan dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Pertemuan SMK Negeri I Sooko, Senin (7/8/2023).
SMK Negeri I Sooko menjalin kemitraan dengan perusahaan kaliber internasional PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Koperasi Karyawan Tjiwi Kimia dan PT Mahkota Lautan Persada.
Kepala SMKN 1 Sooko, Dwi Fendi Dadang Adrianto mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa-siswi SMKN 1 Sooko dalam mengembangkan potensi karir sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.
"Ini menjadi bukti keseriusan kita dalam menyokong kesuksesan siswa-siswi kita untuk berkembang semakin baik lagi kedepannya di dunia industri," katanya.
Dadang berharap, melalui upaya kerjasama ini siswa-siswi SMKN I Sooko akan lebih siap menghadapi dunia kerja dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan.
“Kerjasama dengan dunia industri akan meningkatkan peluang kesuksesan karier bagi para lulusan nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Wiwien Tresnawati, Perwakilan dari PT Tjiwi Kimia Tbk mengatakan Mou dengan SMKN 1 Sooko ini bagian dari keseriusan PT Tjiwi Kimia dalam mendukung program pendidikan vokasi link and match yang digagas Kememterian Perindustrian.
"Kami akan membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada siswa siswi SMKN 1 Sooko untuk mempraktekkan ilmu dan teori yang didapatkan di sekolah untuk di praktikkan secara langsung di perusahaan kami," ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan praktek kerja industri (prakerin) siswa siswi di PT Tjiwi Kimia akan membuka wawasan baru para siswa siswi terkait etos kerja serta problem solving.
"Kami ingin mindset para siswa berubah, tidak hanya berpikir ingin menjadi karyawan atau pegawai saja, tapi justru sebagai wirausahawan atau enterpreneur," ungkapnya. Dwi
Editor : Redaksi