Diresmikan Wali Kota Ning Ita, PGS Kota Mojokerto Surga Pemburu Sepatu Lokal Harga Miring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat meresmikan PGS Kota Mojokerto, Senin (07/08/2023). SP/ DWI
Walikota Ning Ita saat meresmikan PGS Kota Mojokerto, Senin (07/08/2023). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pusat Grosir Sepatu (PGS) Kota Mojokerto di Jalan Majapahit Selatan, Kelurahan/Kecamatan Kranggan resmi di launching Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Senin (07/08/2023).

Bagi masyarakat yang berkunjung ke Kota Mojokerto dapat singgah untuk menikmati wisata belanja alas kaki. Beraneka model sepatu dan sandal buatan asli puluhan perajin Kota Mojokerto kini mudah ditemukan di PGS tersebut.

Mulai dari Sneakers, Wedges, Peep toe heels, Flat shoes, Slip on, Boat Shoes dan masih banyak lagi sepatu pria/ wanita dan anak di display dengan harga sangat terjangkau. Bahkan produk lokal alas kaki ini tak kalah dengan merek pabrik maupun produk luar negeri.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan pembukaan PGS ini adalah sebagai wujud nyata untuk memfasilitasi perajin alas kaki di seluruh Kota Mojokerto.

Pusat grosir alas kaki dengan nama Pusat Grosir Sepatu (PGS) itu berada sangat strategis yakni di pusat kota Mojokerto.

"Perajin alas kaki di seluruh Kota Mojokerto kita fasilitasi untuk bisa memasarkan produk atau hasil produksi, yaitu aneka sepatu dan sandal di PGS Pusat Grosir Sepatu," jelasnya usai meresmikan pembukaan PGS, Senin (07/08/2023).

Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto, mengungkapkan masyarakat dapat membeli sepatu dengan harga terjangkau di pusat-pusat produksi alas kaki. Kini mereka semakin dimudahkan dengan datang di PGS untuk membeli sepatu hasil produksi dari 35 perajin di Kota Mojokerto.

"Ini ada 35 perajin kita kumpulkan dalam satu tempat, sehingga sangat memudahkan bagi siapa saja yang ingin berwisata belanja alas kaki di Kota Mojokerto. Jadi tidak perlu keliling Kampung-kampung langsung saja ke PGS," bebernya.

Menurut Ning Ita, harga alas kaki di PGS sangat terjangkau. Apalagi ada harga khusus satuan dengan harga grosir.

"Harganya, harga grosir pasti. Bisa beli eceran dengan harga grosir," ungkapnya.

Ia mengungkapkan kehadiran PGS ini dapat menjadi referensi masyarakat yang ingin membeli alas kaki dengan harga grosir.

Selain itu, PGS diharapkan dapat menunjang pariwisata di Kota Mojokerto untuk mewujudkan kota wisata sejarah dan budaya.

Pemda melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag)juga gencar melakukan promosi untuk memasarkan produk lokal Kota Mojokerto.

"Adanya PGS ini bisa menunjang bagian ekosistem pariwisata yang tidak lepas dari oleh-oleh. Termasuk meningkatkan ekonomi masyarakat terutama perajin alas kaki di Kota Mojokerto. Mari kita kuatkan produk lokal untuk kesuksesan dan keberkahan bersama," ujar Ning Ita.

Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menambahkan pembenahan gedung eks swalayan Bentar sudah dilakukan kini dapat dimanfaatkan menjadi PGS untuk perajin alas kaki.

"Pengembangan alas kaki di Kota Mojokerto posisinya nomor 2 setelah makanan dan minuman. PGS dapat menjadi icon baru di Kota Mojokerto yang dikenal sebagai produksi alas kaki di Jawa Timur," ujarnya.

Menurut Ani, PGS adalah komitmen dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari untuk memfasilitasi perajin alas kaki.

Pihaknya juga mengapresiasi perajin alas kaki yang kompak untuk mewujudkan PGS tersebut.

"Konsep dari PGS ini adalah komitmen Ibu Walikota untuk menunjang IKM alas kaki. Hal ini menjadi icon baru Ketika mencari sepatu dengan  kualitas yang baik tetapi dengan harga murah ya di PGS. Sekaligus mendukung Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata berbasis budaya dan sejarah," pungkas Ani. Dwi

Berita Terbaru

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga…

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul musim kemarau kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul…