Soal Kebijakan Hilirisasi Nikel, Ekonom Faisal Basri Ramai-ramai Dipojokkan Pro Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Rekan Sealumni Sri Mulyani Anggap Kebijakan Hilirisasi Nikel 90% Untungkan China

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebijakan hilirisasi nikel yang menjadi fokus utama Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik. Salah satunya dari ekonom senior Faisal Basri.

Pernyataan ekonom UI ini ditulis di harian kita, Sabtu (12/8/2023) berjudul "Kebijakan yang Sangat Ugal-ugalan, 90% Untungkan China" dikritik ramai ramai oleh sejumlah menteri.

Faisal, rekan satu alumni Menkeu Sri Mulyani, menilai Kebijakan ini dinilai tidak menguntungkan Indonesia melainkan China.

Kementerian Perindustrian membantah tudingan tersebut. Juru bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Afir, menyebut program hilirisasi salah satunya nikel, memberikan dampak multiplier effect besar bagi Indonesia.

"Saat ini berdasarkan data kami, terdapat 34 smelter yang sudah beroperasi dan 17 sedang dalam konstruksi. Investasi yang telah tertanam di Indonesia sebesar US$ 11 miliar atau sekitar Rp 165 triliun ini Smelter Pyronetalurgi, sedangkan yang Hydrometalurgi terdapat 3 Smelter investasinya mencapai US$ 2,8 miliar atau mendekati Rp 40 triliun untuk produksi MHP (Mix Hydro Precipitate) untuk bahan baku baterai," ungkap Febri dalam keterangannya, Selasa (15/8/2023).

 

Pekerja di Smelter

Selama masa konstruksi kehadiran smelter ini menyerap produk lokal selama konstruksi dan saat ini yang bekerja di smelter tersebut sekitar 120 ribu orang. Dilihat dari lokasi smelter tersebar di berbagai provinsi yaitu Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara serta Banten. Hal ini tentu mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah tersebut dengan meningkatnya PDRB di daerah lokasi Smelter berada, pungkas Febri.

Menko Luhut Binsar Pandjaita hingga Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

 

Tidak Update Perkembangan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

menyebut anggapan Faisal sama sekali tak benar. Menurutnya, Faisal Basri mengeluarkan komentar tanpa melihat data dengan cermat. Dia menyinggung Faisal Basri hanya menyoroti nilai tambah nikel berbentuk besi baja saja alias iron steel.

"Kan kita yang feeding Pak Jokowi, jadi data itu, dan Pak Jokowi nggak mungkin kita beri data yang tidak benar," sebut Luhut ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2023).

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto sebelumnya mengatakan kesalahan utama Faisal Basri dalam kritiknya adalah tidak update terhadap perkembangan hilirisasi di Indonesia, sehingga Faisal Basri hanya memasukkan angka ekspor besi dan baja senilai US$ 27,8 miliar atau Rp 413,9 triliun. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…