SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistyo, melihat ikan hias sebagai peluang bisnis yang potensial. Dirinya juga mengatakan bahwa jalinan kolaborasi antara industri dengan UMKM sangat baik dalam bisnis ikan hias ini.
Dalam acara Indonesia International Pet Expo 2023, yang diselenggarakan oleh KKP bekerjasama dengan Kalikan dalam event ini. Adapun acara ini mengajak 15 komunitas dalam memasarkan produk-produk terbaiknya.
Event tersebut tidak hanya menjadi ajang temu komunitas, tetapi juga diselenggarakan beberapa kompetisi seperti kontes Aquascape 'Clash Of Titan dan Kontes Axolotl pertama di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di hall 7-10 ICE BSD, Tangerang pada 1-3 September lalu.
Budi juga menjelaskan bahwa budidaya ikan hias saat ini menjadi salah satu peluang ekonomi yang potensial untuk dikembangkan oleh masyarakat.
"Ikan hias ini dari hobi bisa menghasilkan ekonomi. Dalam ekspo ini saya melihat ada jalinan kolaborasi yang sangat baik antara industri dengan UMKM dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi ikan hias tersebut, tidak hanya untuk memenuhi pasar domestik, tetapi juga untuk pasar ekspor," jelas Budi.
Menurut data BPS, yang telah diolah oleh Ditjen PDSPKP menunjukkan adanya peningkatan ekspor ikan hias dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Contohnya pada tahun 2020, nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai US$ 30,76 juta atau senilai dengan Rp 447,78 miliar.
Angka tersebut meningkat menjadi US$ 34,55 juta atau senilai Rp 494,47 miliar, pada tahun 2021. Lalu, pada tahun 2022, angka tersebut kemudian meningkat lagi menjadi US$ 36,43 juta atau senilai Rp 542,91 miliar.
Peningkatan ekspor ikan hias Indonesia tersebut telah menduduki peringkat ke-2 eksportir ikan hias global. Adapun pada tahun sebelumnya Indonesia berada di peringkat ke-5.
"Ini adalah kesempatan kita karena kebijakan mendukung, serta potensi dan pasarnya ada, seperti terlihat dari angkanya yang terus meningkat," ujar Budi.
Selain itu, Budi menegaskan KKP telah menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 yang menetapkan ikan Arwana Super Red atau Scleropages formosus sebagai maskot ikan hias nasional.
"Sebenarnya banyak jenis hewan peliharaan asli Indonesia, dan untuk ikan hias, KKP telah menjadikan ikan arwana super red sebagai maskot ikan hias nasional," tuturnya. jk-05/Acl
Editor : Redaksi