Resik-Resik Sungai Avour Gedangan Sidoarjo, Pemprov Jatim Kerahkan 200 Personel Lintas Pentahelix

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah meninjau langsung kegiatan bersih-bersih di Sungai Avour Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/11/2023). SP/ Aini
Gubernur Khofifah meninjau langsung kegiatan bersih-bersih di Sungai Avour Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/11/2023). SP/ Aini

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Menjelang musim penghujan yang akan diprediksi terjadi pada bulan November, Pemerintah Provinsi (Pemprov) kembali melakukan kegiatan bersih-bersih sungai di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/11/2023). 

Seperti yang diketahui, ini sungai ketiga yang sebelumnya pada hari Minggu (29/10/2023) aksi serupa, yang dilakukan di sungai sinir Waru serta Sungai Sukodono Sidoarjo.

Meninjau kegiatan bersih-bersih sungai tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa memilih lokasi ini karena sungai dipenuhi enceng gondok melebihi 1 kilometer. Selain itu, juga sungai dipenuhi sampah dan tanaman rambat.

"Hari ini kita kembali melakukan antisipasi dan mitigasi bersama di sungai yang berpotensi menjadi penghalang mengalirnya air. Sungai-sungai yang masih penuh sampah dan Enceng gondok kita bersihkan," kata Khofifah, kepada rekan-rekan media, termasuk Surabaya Pagi, di Sidoarjo, Kamis (2/11/2023). 

Menurutnya, kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana ini dilakukan secara kolaboratif. Diketahui, kurang lebih 200 orang dengan melibatkan elemen pentahelix.

 Yang mana dari lingkungan OPD Pemprov Jatim, meliputi tim BPBD Jatim, tim Dinas PU SDA, Tim Dinas PU Bina Marga serta Dinas Lingkungan Hidup Jatim.  

Selain itu, kolaboratif bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, BPBD Sidoarjo, tim Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo, tim Dinas PU Sidoarjo, Pemerintah daerah setempat, juga dari para relawan dan warga sekitar. 

Pada kegiatan tersebut, mengerahkan 4 eskavator yang berfungsi untuk pengerukan, dan 14 dump truk yang dimulai sejak pagi. 

"Dengan mengerahkan 4 eskavator kita juga ingin memastikan bahwa pengerukan sedimentasi bisa dilakukan agar air bisa mengalir dengan baik," papar perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Periode 2014-2019 itu.

 "Sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi  tidak sampai meluber kerumah warga ataupun terjadi banjir," imbuhnya.

 Secara rinci, total 4 unit ekskavator tersebut, ada 2 unit ekskavator milik dinas PU SDA Jatim dan 1 unit ekskavator milik dinas PU Sidoarjo, 1 unit dari BBWS.

 Serta 14 unit dump truck, dengan rincian 2 unit dari PU Bina Marga Jatim, 1 unit dari PU SDA Prov Jatim, dari BBWS 1 unit, 8 unit dari DLH Sidoarjo, dan 2 unit dari PU SDA Sidoarjo. 

Selebihnya ada juga 20 unit alat garuk dan 20 tempat sampah angkut dari BPBD Jatim, serta sejumlah kebutuhan teknis lainnya turut dihadirkan guna mendukung kegiatan ini. 

Nantinya, hasil dari bersih-bersih sungai ini akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jabon Sidoarjo.

Tak lumput Khofifah juga kembali mengingatkan kepada warga perubahan musim yang telah diprediksi BMKG, akan terjadinya awal hujan pada Minggu ketiga bulan November.

Selain itu juga BMKG memperingatkan akan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi mulai  bulan Februari 2024. "Warning dari BMKG kemungkinan Februari itu akan masuk pada intensitas hujan yang tinggi, saya minta semua pihak baik pemerintah Kabupaten/Kota, kecamatan, desa dan warga bersama-sama melakukan mitigasi,” ungkap Gubernur pertama perempuan di Jatim. 

"Dari proses kemarau kering yang cukup panjang  kali ini, harus mewaspadai berganti dengan la nina, dan ini agar dilakukan mitigasi bersama," sambungnya. 

Selain itu, Khofifah juga berharap berbagai daerah di Jatim juga bisa melakukan aksi mitigasi tersebut, sehingga dampak perubahan dari el-nino ke la nina bisa diwaspadai dan diantisipasi bersama-sama 

"Mungkin kawan-kawan media bisa menyampaikan pesan ini secara lebih luas agar kewaspadaan semua pihak lebih seksama," pungkasnya . 

Diakhir kesempatan, Khofifah juga menyerahkan 45 buah bingkisan sembako kepada para relawan dan masyarakat sekitar.

Selepas itu, Khofifah juga mengajak para relawan dan jajaran OPD untuk bersinggah ke warung dekat dengan sungai avour. 

 Tampak, Khofifah duduk bersama dengan jajaran OPD sembari melepas dahaga meneguk secangir es teh serta bersenda gurau. Ain/ana

 

Berita Terbaru

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya PT Jatim Parkir Center (JPC) memperpanjang izin parkir di Jalan dr. Soetomo terancam menemui jalan buntu. Pengacara Edy S…

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan…

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Ratusan nelayan dan masyarakat di Pacitan, menggelar Larung Tumpeng di perairan Samudera Indonesia, sebagai tradisi pergantian…

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejumlah masyarakat Jawa masih melestarikan tradisi jamasan pusaka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur,…

Temukan Potensi Warisan Budaya, Pemkab Trenggalek Identifikasi Struktur Bata Kuno di Kamulan

Temukan Potensi Warisan Budaya, Pemkab Trenggalek Identifikasi Struktur Bata Kuno di Kamulan

Selasa, 16 Jun 2026 10:52 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai bagian dari upaya pelestarian potensi warisan budaya yang berada di wilayah Kabupaten Trenggalek, saat ini Pemerintah…