SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Setelah harga cabai melonjak naik, kini harga gula pasir di pasar tradisional Sumenep sejak awal pekan ini mulai merangkak naik. Gula pasir yang awalnya Rp 16.000 per kg, pekan ini naik menjadi Rp 16.500 per kg.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, kenaikan harga gula disebabkan penyesuaian harga pokok produksi (HPP) di tingkat produsen, sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 17 Tahun 2023.
“Naiknya harga gula pasir ini bukan hanya terjadi di Sumenep, tetapi hampir merata di semua daerah,” jelasnya, Senin (13/11/2023).
Sebelumnya, harga gula di tingkat produsen Rp 11.500 per kilogram, namun sesuai aturan baru tersebut, harga gula naik menjadi Rp 12.500 per kilogram di tingkat produsen.
“Karena HPP di tingkat produsen naik, otomatis harga di tingkat konsumen pun ikut naik,” terangnya.
Selain gula pasir, komoditas yang juga mengalami kenaikan harga masih didominasi kelompok cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah besar. Harga cabai rawit pekan ini mencapai Rp 70.000 per kg. Naik dibanding pekan lalu Rp 60.000 per kg.
“Harga cabai merah besar juga mulai naik. Pekan lalu harganya masih di kisaran Rp 40.000 per kg. Pekan ini sudah mencapai Rp 50.000 per kg,” ujarnya.
Diketahui, komoditas bawang merah mulai awal pekan ini juga ikut naik Rp 1.000 per kg menjadi Rp 25.000. Sedangkan bawang putih stabil Rp 32.000 per kg lantaran dipengaruhi stok yang terbatas. Jika nantinya sudah masuk musim panen, maka kenaikan harga tersebut akan berangsur turun dengan sendirinya.
Sementara harga beras kualitas premium tetap Rp 13.800 per kg, dan beras kualitas medium atau beras lokal juga stabil Rp 11.750 per kg. Sedangkan untuk harga telur pekan ini juga tidak mengalami perubahan. Telur ayam ras Rp 25.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp 48.000 per kg.
Untuk menyiasati hal tersebut, pihak Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan agar harga di pasaran tetap stabil. smp-01/dsy
Editor : Desy Ayu