Pemkot Kediri Terima Beberapa Penghargaan pada Tax Gathering KPP Pratama Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Beberapa perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Kediri, kemarin malam (15/11) menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Malang yang bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kota Kediri, di salah satu hotel dan resto, Selasa (14/11).

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menjadi salah satu penerima penghargaan kategori mitra kerjasama terbaik dalam optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah. Di kesempatan tersebut Kepala BPPKAD Sugeng Wahyu Purba Kelana mewakili Pj. Wali kota Kediri memberikan sambutan dan ucapan terimakasih.

Pada sambutannya Sugeng mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kediri dan KPP Pratama senantiasa bersinergi. Hal itu ditunjukkan dengan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dalam implementasinya telah melakukan bimtek dan pertukaran data. "Semoga kedepannya sinergi antara Pemkot Kediri dan KPP Pratama bisa terus ditingkatkan. Kerjasama ini akan memberi dampak positif pada pendanaan pembangunan Kota Kediri kedepannya,"ungkapnya.

Kegiatan tax gathering ini menurut Sugeng merupakan salah satu bentuk apresiasi wajib pajak yang memiliki kontribusi luar biasa dalam pembangunan daerah. Baik itu wajib pajak daerah melalui BPPKAD Kota Kediri atau wajib pajak pusat melalui KPP Pratama yang sama-sama memberikan kontribusi dalam hal pendanaan dan pembangunan Kota Kediri.

"Tanpa dukungan wajib pajak, Pemerintah Kota Kediri tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,"tegasnya.

Sugeng juga menjelaskan pentingnya pajak dalam pembangunan daerah. Pertama pajak merupakan sumber pendanaan pembangunan. "Panjenengan bisa merasakan pembangunan-pembangunan di Kota Kediri berkat wajib pajak daerah dan pusat, baik itu pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sosial,"jelasnya.

Kedua menurut Sugeng pajak berperan penting dalam pemerataan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Karena melalui pajak, kita menghimpun dana dari masyarakat yang mampu kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. "Baik BPPKAD ataupun KPP Pratama bertindak sebagai fasilitator. Kita mengumpulkan dan mendistribusikan,"tegasnya.

Ketiga pajak berperan penting dalam menjaga iklim investasi yang kondusif. Ketika wajib pajak memenuhi kewajibannya dengan baik, maka pemerintah akan dapat memberikan berbagai fasilitas. "Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,"jelasnya

Di kesempatan tersebut, Sugeng mengucapkan terimakasih kepada seluruh wajib pajak, khususnya di Kota Kediri yang telah menunaikan kewajiban perpajakannya dengan baik serta taat pajak, baik itu pajak daerah atau pusat.

Semoga kewajiban perpajakan yang dirasakan oleh masyarakat dapat mendukung pembangunan dan perekonomian serta menjadi sumber pembiayaan yang ada di Pemkot Kediri. "Saya yakin bahwa peran serta dan kontribusi masyarakat Kota Kediri dalam menjalankan perpajakan dapat memberikan arti bagi keberlangsungan di negeri ini,"ungkapnya.

Selain BPPKAD, penghargaan juga diberikan kepada 5 kategori wajib pajak lainnya, yaitu

1. Wajib pajak kategori instansi Pemerintah Pusat yang dibagi menjadi 2 jenis penghargaan. Pertama penghargaan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh RS Bhayangkara sebagai Juara 1, IAIN Kediri sebagai Juara 2 dan Kantor Kementerian Agama Kediri sebagai Juara 3. Kedua, penghargaan dengan pelaporan SPT terbaik yang diraih oleh Kantor Pertanahan Kediri sebagai Juara 1, BNN sebagai Juara 2 dan Kantor Kementerian Agama Kediri sebagai Juara ke 3.

2. Wajib pajak kategori instansi Pemerintah Daerah yang dibagi menjadi 2 jenis penghargaan. Pertama penghargaan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh RSUD Gambiran sebagai juara 1, Dinas Pendidikan sebagai juara 2 dan Sekretariat DPRD sebagai juara 3. Kedua, penghargaan dengan pelaporan SPT terbaik, yang diraih oleh Disbudparpora sebagai juara 1, Dinas Kesehatan sebagai juara 2 dan Kecamatan Pesantren sebagai juara 3.

3. Wajib pajak kategori instansi kelurahan yang dibagi menjadi 2 jenis penghargaan. Pertama penghargaan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh Kelurahan Ngronggo sebagai juara 1, Kelurahan Dermo sebagai juara 2 dan Kelurahan Ngampel sebagai juara 3. Kedua, penghargaan dengan pelaporan SPT terbaik, yang diraih oleh Kelurahan Banjaran sebagai juara 1, Kelurahan Ngampel sebagai juara 2 dan Kelurahan Bujel sebagai juara 3.

4. Wajib pajak kategori jasa keuangan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh BRI (Persero) Kantor Cabang Kediri sebagai juara 1, Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Kantor Cabang Kediri sebagai juara 2 dan Bank Mandiri (persero) Kantor Cabang Kediri sebagai juara 3.

5. Wajib pajak kategori sektor perdagangan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh CV. Sanli Kediri sebagai juara 1, PT. Pertamina Patra Niaga Cabang Kediri sebagai juara 2 dan CV. Welong Jaya sebagai juara 3.

6. Wajib pajak kategori dokter dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh Dr. Thomas Jono Setiawan Sp.S sebagai juara 1, Dr. Yossi Satria Setiawan sebagai juara 2 dan Dr Sukojo Suwandani M. Biomed (AAM) sebagai juara 3.

7. Wajib pajak kategori badan dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh PT. Pos Indonesia (Persero) Cabang Kediri sebagai juara 1, PT Taspen Kota Kediri sebagai juara 2 dan PT.  PLN Kediri sebagai juara 3.

8. Wajib pajak kategori orang pribadi dengan pembayaran pajak terbesar yang diraih oleh Tri Erlinawati sebagai juara 1, Boedi Kasno sebagai juara 2 dan Sihoming Adicahyo sebagai juara 3. Kominfo

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…