Ormas Madura Gelar Aksi Bela Palestina Depan Grahadi untuk Desak Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Boikot Produk Israel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat Madura yang tergabung dari berbagi komunitas lakukan aksi damai bela Palestina di Gedung Grahadi Surabaya. SP/Aini
Masyarakat Madura yang tergabung dari berbagi komunitas lakukan aksi damai bela Palestina di Gedung Grahadi Surabaya. SP/Aini

i

SURABAYA, Surabaya - Ratusan massa yang tergabung beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Madura menggelar aksi damai bela Palestina di depan gedung Grahadi Surabaya, Jumat, (17/11/2023), untuk mendesak ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengeluarkan peraturan Gubernur (Pergub) pemboikotan produk yang diduga dari Israel atau aliansi pendukungnya.
 
Dari pantauan Surabaya Pagi, Ormas Madura tersebut sudah memadati sepanjang jalan Gubernur Suryo tepat pukul 13.10 WIB. 
 
Tampak, beberapa Ormas diantaranya dari Madas (Madura Asli), KFM (Komunitas Fitnes Madura), Joyo Semoyo Community (JSCO), dan masih banyak lagi lainnya.
 
Menurut Ketua KFM Muhammad Sukur menyampaikan bahwa aksi damai itu sebagai keprihatinannya dan dukungan terhadap rakyat Palestina yang menjadi korban genosida yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.
 
"Melalui aksi ini, setidaknya bisa didengar oleh Ibu Gubernur, paling tidak Gubernur bisa menindaklanjuti dengan mengeluarkan Pergub larangan produk atau merek dari aliansi Israel," kata Sukur, kepada awak media termasuk Surabaya Pagi, Surabaya, Jumat, (17/11/2023).
 
Sukur menambahkan mengenai tuntutan terkait Pergub yang disuarakan oleh pengunjuk rasa itu,  meminta kepada Pemprov untuk berhentikan laju penjualan maupun promosi merek dagang dari negara Israel beserta aliansinya.
 
"Kami tidak banyak, cukup tidak dipajang, tidak dipromosikan sehingga itu bisa mengurangi biaya-biaya mereka atas sokongan-sokongan dana untuk Israel (pembelian sejata dan biaya operasional perang) itu berkurang. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan," paparnya. 
 
Aksi orasi mereka di atas mobil komando, hingga pukul jam 14.20 WIB belum ada titik terang dari pihak Pemprov untuk menemui mereka untuk berdiskusi.
 
Kendati demikian, mereka tampak mulai meninggalkan area depan Gedung Grahadi menuju lokasi lain untuk melakukan sweeping.
 
Hasan selaku ketua Joyo Semoyo Community (JSCO), menginformasikan bahwa pengunjuk rasa juga akan melakukan sweeping ke beberapa restoran maupun coffe shop yang mendukung Israel yang berada di jalan Basuki Rahmat serta Gubeng seperti Bunger King, Mc Donald's, Starbucks, Pizza Hut, dan lainnya.
 
Kegiatan sweeping tersebut dilakukan sebagai langkah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi produk yang berafiliasi dengan Israel.
 
"Kami memang tidak bisa menutup total, kami hanya memberikan himbauan ke masyarakat agar tidak membeli atau konsumsi produk-produk dari Israel dan aliansinya," ungkap Hasan.
 
Hasan juga menambahkan bahwa mendukung Palestina ini atas dasar kemanusiaan. Tidak hanya unsur agama. 
 
"Ini murni bukan masalah agama, tapi ini masalah kemanusiaan," tandasnya. 
 
Harapannya aksi mereka juga bisa didengar oleh pemerintah pusat, agar lebih tegas menindaklanjuti kekejaman Israel yang semakin merajalela. Bahkan, rumah sakit pun juga turut jadi korban kekerasan Israel.Ain

Berita Terbaru

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …